Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi - Medcom.id/Nur Azizah
Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi - Medcom.id/Nur Azizah

Jakarta Barat Dijatah 500 Alat Rapid Test

Nur Azizah • 27 Maret 2020 13:48
Jakarta: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat mendapat jatah 500 alat tes cepat (rapid test). Alat ini akan diprioritaskan untuk memeriksa tenaga medis dan keluarganya, serta orang dalam pemantauan (ODP).
 
"Ini yang penting. Jangan sampai semua orang minta rapid test. Yang utama tenaga medis karena bersinggungan dengan pasien positif," kata Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi kepada Medcom.id, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2020.
 
Rustam menjelaskan pemeriksaan untuk ODP akan dilakukan di rumahnya masing-masing. Namun, mereka harus terlebih dahulu lapor ke Suku Dinas Kesehatan Jakbar atau ke fasilitas kesehatan setempat, baru tenaga medis datang.

"Jadi enggak door to door. Kalau kaya gitu bisa semua minta. Kalau semua minta enggak cukup," ujar dia.
 
Rustam membeberkan sudah ada 319 orang yang melakukan tes cepat. Tes ini sudah dilakukan di RSUD Cengkareng, puskesmas, dan rumah warga sejak Kamis, 26 Maret 2020.
 
Baca: Pasien Positif Korona di DKI Bertambah 53 Orang
 
Data per Kamis, 26 Maret 2020 jumlah pasien positif korona secara nasional bertambah 103 orang. Total kasus menjadi 893 orang positif korona.
 
Pasien terbanyak berada di DKI Jakarta dengan 515 orang. Adapun penambahan pasien positif di Ibu Kota bertambah sebanyak 53 pasien.
 
Sedangkan korban meninggal bertambah sebanyak 15 kasus. Wilayah lain yang memiliki penambahan pasien positif terbanyak, yakni Sulawesi Selatan dengan 14 orang. Total pasien positif di Sulawesi Selatan ada 27 orang.
 
Jawa Timur bertambah delapan pasien, sehingga total ada 59 pasien. Adapun jumlah korban meninggal bertambah dua kasus.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>