Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi/Medcom.id/M Sholahadhin Azhar
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi/Medcom.id/M Sholahadhin Azhar

Polemik Halte Bundaran HI, DPRD DKI Pertimbangkan Bikin Pansus

Kautsar Widya Prabowo • 01 Oktober 2022 10:31
Jakarta: Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi memastikan bakal memanggil jajaran PT TransJakarta dalam waktu dekat. Pemanggilan terkait revitalisasi Halte Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang melanggar kawasan objek diduga cagar budaya (ODCB). 
 
"Kita lakukan, akan panggil, atau kita buat pansus (panitia khusus), kita panggil itu," ujar Edi saat dikonfirmasi, Jumat, 30 September 2022. 
 
Edi menekankan perusahaan pelat merah itu seharusnya memahami Halte Bundaran HI berdiri dekat dengan kawasan ODCB, yaitu Patung Selamat Datang. Ia heran dengan sikap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang tidak memahami bangunan besejerah itu. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Padahal, Pemprov DKI sebelumnya sudah melakukan langkah yang tepat dengan membongkar jembatan penyeberangan orang (JPO) Tosari yang juga menghalangi patung selamat datang. Ia menekankan patung peninggalan Presiden Soekarno itu sudah dilindungi undang-undang. 
 

Baca: Revitalisasi Halte HI Langgar Kawasan ODCB, Dirut Transjakarta Klaim Kantongi Izin


"Sekarang apa sih, apa patung itu mau dihilangkan saja patungnya kalau memang diperlukan, enggak boleh itu udah ada peraturan undang-undangnya," bebernya. 
 
Direktur Utama (Dirut) TransJakarta Mochammad Yana Aditya mengeklaim telah mengantongi izin merevitalisasi Halte Bundaran HI. Dia memastikan proyek tersebut tetap berlanjut.
 
"Kita sudah menjalankan semua proses semua aturan dan kita lakukan saja semuanya (revitalisasi). Kalau misalnya aturan mengatakan hal yang berbeda ya kita ikuti, tapi aturannya mengatakan boleh," ujar Yana di Kantor Pusat PT TransJakarta, Jakarta Timur, Jumat, 30 September 2022.
 
Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana menyebut proyek revitalisasi Halte TransJakarta Bundaran HI melewati batas kawasan ODCB. Hal itu terjadi pada bagian ujung halte di lantai dua.
 
"Ada masuk (kawasan ODCB) 1,5 meter. Secara visual dia memang dari arah Sarinah itu bisa keganggu (visual patung selamat datang)," jelas Iwan.
 
(ADN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif