KPK diminta menjadi mediator antara Pemprov DKI dan PD PAM Jaya, PT. PAM Lyonnaise Jaya (Palyja), serta PT Aetra.
KPK diminta menjadi mediator antara Pemprov DKI dan PD PAM Jaya, PT. PAM Lyonnaise Jaya (Palyja), serta PT Aetra.

Anies Gandeng KPK Selesaikan Swastanisasi Air

Nasional swastanisasi air
Nur Azizah • 10 Mei 2019 11:54
Jakarta: Pemprov DKI Jakarta mengandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelesaikan masalah swastanisasi air. KPK diminta menjadi mediator antara Pemprov DKI dan PD PAM Jaya, PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja), serta PT Aetra.
 
"Saya sudah sampaikan pada Tim Tata Kelola Air, proses pengambilalihan ini sudah berjalan sesuai dengan aturan hukum yang benar, tidak merugikan negara, dan tidak merugikan kepentingan umum. Dan secara hukum tidak ada yang dilanggar, karena itu kita konsultasi kepada KPK," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Jakarta Selatan, Jumat, 10 Mei 2019.
 
KPK bisa menentukan langkah-langkah hukum bagi perusahaan swasta yang tak patuh terhadap pemberhentian swastanisasi air. Perusahaan swasta itu yakni PT Palyja dan PT Aetra.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita konsultasi dengna KPK, insyaallah ada ruang-ruang hukum yang bisa dipakai untuk menjalankan ini," imbuh Anies.
 
Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini kesal lantaran PT Palyja tak memiliki niat baik untuk pelepasan pengelolaan air bersih di Jakarta. Anies bahkan menuding Palyja tak bertanggung jawab.
 
"Jadi, buat Palyja, ini catatan bahwa masyarakat sudah mengetahui tentang respon anda terhadap proses ini. Palyja menunjakkan sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dan tidak mau membantu orang-orang di Jakarta dan orang-orang miskin untuk punya akses air bersih," ungkap dia.
 
Anies menilai bila Palyja bersikap seperti itu terus, bisa menjadi masalah. Dia berharap KPK bisa menegosiasi masalah ini dengan perusahaan air minum itu.
 
"Kalau terhambat perusahaan swasta seperti ini, ya ini masalah. Nah kita konsultasi sama KPK, Insyaallah bisa ada ruang hukum yang bisa dipakai untuk menjalankan ini," pungkas dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif