Industri Penyiaran Ditantang Mengedukasi Masyarakat

Muhammad Al Hasan 24 Oktober 2018 00:06 WIB
lembaga penyiaran
Industri Penyiaran Ditantang Mengedukasi Masyarakat
Komisioner KPI Hardly Stefano. Foto: Muhammad Al Hasan/Medcom.id
Jakarta: Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menantang industri penyiaran untuk memberikan konten yang bermanfaat kepada masyarakat. Industri penyiaran harus memproduksi program-program berkualitas.

"Konten (harus) yang memberikan manfaat dan mengedukasi kepada masyarakat," kata Komisioner KPI Hardly Stefano dalam jumpa pers di Kantor KPI, Jakarta, Selasa, 23 Oktober 2018.

KPI pun akan menggelar anugerah KPI 2018 bertema 'Harmoni Indonesia' pada Minggu, 4 November 2018. Tema tersebut diambil untuk merangkul budaya dan keragaman Indonesia dalam harmoni.


Ajang ini akan diikuti 16 stasiun televisi dan lima stasiun radio. KPI telah menetapkan 78 nominator yang terdiri dari 63 program TV dan 15 program Radio.

Ada beberapa kategori yang diperlombakan. Tiga di antaranya merupakan kategori baru yakni program dokumenter, peduli disabilitas, dan peduli perempuan. 

"Ini bertujuan agar masyarakat tidak lupa akan sejarahnya melalui program-program yang berisi sejarah-sejarah dan peduli terhadap sesama," ungkap dia.



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id