medcom.id, Jakarta: Volume sampah di Jakarta menurun drastis saat libur Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah. Kepala Dinas Kebersihan DKI, Isnawa Adji menerangkan penurunan volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPDT) Bantargebang pertama pada hari H Lebaran.
"Sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang hanya 1.218 ton, dengan 212 rit truk sampah," kata Isnawa dalam keterangan tertulis, Jumat (8/7/2016).
Biasanya, Isnawa bilang, berat sampah rata-rata per hari yang dikirim ke TPST Bantargebang pada hari biasa berkisar 6.500 ton sampai 7.100 ton per hari. Jumlah ini diangkut dengan dengan 1.000 sampai 1.200 rit truk sampah.
Penurunan volume sampah, ujar Isnawa, akan terus terjadi hingga H+5, H+6 dan H+7 Lebaran. Setelahnya pemudik akan kembali dan julah sampah akankembali ke rata-rata timbulan normal. "Karena berakhir masa cuti dan sudah balik semua," ucap dia.
Untuk mengantisipasi sampah yang kembali menumpuk, Dinas Kebersihan tetap menyiapkan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), atau yang lebih dikenal dengan Pasukan Orange. PPSU akan terus digerakkan mengingat banyak dari mereka yang tidak mengambil cuti.
"Kami tetap menjaga kebersihan Ibu Kota, baik di jalan raya, pasar dan fasilitas publik lainnya. Termasuk petugas kebersihan badan air, tetap bertugas membersihkan kali, situ dan waduk," tandas dia.
medcom.id, Jakarta: Volume sampah di Jakarta menurun drastis saat libur Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah. Kepala Dinas Kebersihan DKI, Isnawa Adji menerangkan penurunan volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPDT) Bantargebang pertama pada hari H Lebaran.
"Sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang hanya 1.218 ton, dengan 212 rit truk sampah," kata Isnawa dalam keterangan tertulis, Jumat (8/7/2016).
Biasanya, Isnawa bilang, berat sampah rata-rata per hari yang dikirim ke TPST Bantargebang pada hari biasa berkisar 6.500 ton sampai 7.100 ton per hari. Jumlah ini diangkut dengan dengan 1.000 sampai 1.200 rit truk sampah.
Penurunan volume sampah, ujar Isnawa, akan terus terjadi hingga H+5, H+6 dan H+7 Lebaran. Setelahnya pemudik akan kembali dan julah sampah akankembali ke rata-rata timbulan normal. "Karena berakhir masa cuti dan sudah balik semua," ucap dia.
Untuk mengantisipasi sampah yang kembali menumpuk, Dinas Kebersihan tetap menyiapkan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), atau yang lebih dikenal dengan Pasukan Orange. PPSU akan terus digerakkan mengingat banyak dari mereka yang tidak mengambil cuti.
"Kami tetap menjaga kebersihan Ibu Kota, baik di jalan raya, pasar dan fasilitas publik lainnya. Termasuk petugas kebersihan badan air, tetap bertugas membersihkan kali, situ dan waduk," tandas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)