Kendaraan Pribadi Dominasi Pelanggaran

Vincentius Reno Agusta 27 November 2018 11:29 WIB
tilang elektroniksistem tilang elektronik
Kendaraan Pribadi Dominasi Pelanggaran
Petugas memantau CCTV di ruang control CCTV di Gedung NTMC Polri, Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala.
Jakarta: Kendaraan pribadi terekam paling banyak melanggar lalu lintas berdasarkan sistem tilang elektronik (e-TLE). Pelanggaran ini terjadi sejak 1 hingga 24 November 2018. 

Data Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mencatat ada 3.624 pelanggaran selama penerapan e-TLE. Sebanyak 2.777 pelanggaran dibuat kendaraan pelat hitam dengan 1.585 tilang yang terkonfirmasi.

Kendaraan pelat kuning atau angkutan umum di posisi kedua dengan 639 pelanggaran yang terekam dan 327 tilang terkonfirmasi. Sementara itu, 70 pelanggaran dibuat kendaraan dinas pemerintah berpelat merah dengan 5 tilang terkonfirmasi.  


Kendaraan berpelat luar DKI Jakarta juga tercatat membuat 69 pelanggaran. Akan tetapi, belum ada penilangan yang dikonfirmasi oleh pengendaranya.

Kendaraan TNI/Polri dengan 53 pelanggaran dan kedutaan dengan 16 pelanggaran juga tidak luput dari sistem ini. Meski begitu, belum ada penilangan yang dikonfirmasi.

Baca: E-TLE 'Tangkap' 3.624 Pelanggar Lalu Lintas

Total ada 1.707 tilang yang belum dikonfirmasi pelanggar. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf menegaskan semua surat pemberitahuan sudah disampaikan ke alamat sesuai dengan data STNK.

"Sampai sekarang semua surat pemberitahuan penilangan sudah sampai ke alamat," jelas Kombes Yusuf kepada Medcom.id, Selasa, 27 November 2018.

Dia menjelaskan, jika tak kunjung ada konfirmasi, STNK pelanggar akan diblokir. Sementara itu, sidang tilang tetap digelar. Namun, sidang tidak wajib dihadiri tertilang asalkan sudah mengonfirmasi dan membayar denda.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id