Petugas menggunakan alat berat membongkar bangunan semipermanen di pinggiran Kali Sunter, Jakarta Utara, Senin, 18 November 2019. Foto: MI/Adi Maulana Ibrahim
Petugas menggunakan alat berat membongkar bangunan semipermanen di pinggiran Kali Sunter, Jakarta Utara, Senin, 18 November 2019. Foto: MI/Adi Maulana Ibrahim

Warga Masih Gelap Soal Normalisasi Kali Sunter

Zaenal Arifin • 18 Februari 2020 20:54
Jakarta: Warga RW 04, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, belum mengetahui rencana Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta yang akan membebaskan lahan di sekitar Kali Sunter. Tanah warga kena imbas normalisasi Kali Sunter.
 
"Sampai saat ini belum ada info dari pihak terkait," kata Ketua RW 04 Cipinang Melayu Irwan Kusnadi kepada Medcom.id di Jakarta, Selasa, 18 Februari 2020.
 
Menurut dia, meski belum mendapatkan informasi terkait rencana itu, warga menerima kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Mereka bersedia lahannya dibongkar.

"Karena rencana normalisasi ini kan untuk kepentingan umum, bukan proyek bisnis," ujar dia.
 
Irwan memastikan warganya akan menerima uang ganti rugi dari Pemprov DKI Jakarta. Dia hanya ingin nilai kompensasi masuk akal.
 
Warga Masih Gelap Soal Normalisasi Kali Sunter
Petugas UPK Badan Air memperbaiki turap Kali Sunter yang ambles di Jalan Cinta, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu, 8 Januari 2020. Foto: MI/Andri Widiyanto
 
"Masyarakat sudah tidak mempersoalkan (harga), asal masih dibatas wajar dan yang penting dibayar, kita tidak kebanjiran terus, karena masyarakat sudah menunggu terlalu lama," ungkap dia.
 
Saat ini, kata Irwan, tinggal tersisa 21 bidang lahan di wilayahnya yang masih belum dibebaskan untuk normalisasi. Wilayah ini meliputi RT 1, 2, 4 dan 7.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>