Jakarta: Sebanyak 5 gelanggang olahraga remaja (GOR) dan gedung kesenian di Jakarta Pusat dioperasikan untuk menampung orang tanpa gejala (OTG) covid-19. Tim medis bakal dikerahkan untuk pengawasan kesehatan OTG di fasilitas isolasi tersebut.
"Tenaga kesehatan siap digerakkan dalam melakukan pengawasan melakukan pengecekan kesehatan terhadap warga," ucap Kepala Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Pusat, Erizon Safari, saat dihubungi, Selasa, 26 Januari 2021.
Tim akan memantau kesehatan harian pasien isolasi secara berkala. Tenaga kesehatan tidak dapat mengawasi seharian penuh di fasilitas isolasi karena harus melakukan tracing kasus covid-19. Jumlah tenaga kesehatan yang dikerahkan dari puskesmas terdekat melihat jumlah pasien.
Warga yang menjalani isolasi mandiri di GOR dan gedung kesenian diminta membawa obat yang biasa dikonsumsi. "Belum tentu di puskemas itu ada obat yang biasa di konsumsi warga. Makanya itu kita imbau mereka bawa," kata dia.
Baca: 5 GOR dan Gedung Kesenian di Jakpus Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG
Dia memastikan warga yang kesehatannya memburuk akan langsung direspons. Pasien OTG bakal dirujuk ke rumah sakit penanganan covid-19 atau Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Administrasi (Pemkot) Jakarta Pusat mengubah lima gelanggang olahraga remaja (GOR) dan satu gedung kesenian menjadi tempat isolasi pasien covid-19 OTG. Kelima tempat itu, yakni GOR Kebon Jahe, Cempaka Putih, Kemayoran, Johar Baru, dan Senen.
"Setiap GOR bervariasi, mulai dari 50 sampai 100 orang yang akan ditampung," ucap pelaksana harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, saat dihubungi, Kamis, 21 Januari 2021.
Jakarta: Sebanyak 5 gelanggang olahraga remaja (GOR) dan gedung kesenian di Jakarta Pusat dioperasikan untuk menampung orang tanpa gejala (OTG) covid-19. Tim medis bakal dikerahkan untuk pengawasan kesehatan OTG di fasilitas isolasi tersebut.
"Tenaga kesehatan siap digerakkan dalam melakukan pengawasan melakukan pengecekan kesehatan terhadap warga," ucap Kepala Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Pusat, Erizon Safari, saat dihubungi, Selasa, 26 Januari 2021.
Tim akan memantau kesehatan harian pasien isolasi secara berkala. Tenaga kesehatan tidak dapat mengawasi seharian penuh di fasilitas isolasi karena harus melakukan
tracing kasus covid-19. Jumlah tenaga kesehatan yang dikerahkan dari puskesmas terdekat melihat jumlah pasien.
Warga yang menjalani isolasi mandiri di GOR dan gedung kesenian diminta membawa obat yang biasa dikonsumsi. "Belum tentu di puskemas itu ada obat yang biasa di konsumsi warga. Makanya itu kita imbau mereka bawa," kata dia.
Baca:
5 GOR dan Gedung Kesenian di Jakpus Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG
Dia memastikan warga yang kesehatannya memburuk akan langsung direspons. Pasien OTG bakal dirujuk ke rumah sakit penanganan covid-19 atau Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Administrasi (Pemkot) Jakarta Pusat mengubah lima gelanggang olahraga remaja (GOR) dan satu gedung kesenian menjadi tempat isolasi pasien covid-19 OTG. Kelima tempat itu, yakni GOR Kebon Jahe, Cempaka Putih, Kemayoran, Johar Baru, dan Senen.
"Setiap GOR bervariasi, mulai dari 50 sampai 100 orang yang akan ditampung," ucap pelaksana harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, saat dihubungi, Kamis, 21 Januari 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)