Pintu Air Manggarai. (Foto: Antara/ Vitalis Yogi)
Pintu Air Manggarai. (Foto: Antara/ Vitalis Yogi)

Ahok Berambisi Ambil Alih Pintu Air dari Balai Besar Ciliwung

LB Ciputri Hutabarat • 22 April 2016 20:11
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengambil alih kewenangan penjagaan pintu air dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC). Pemerintah DKI tidak bisa mengontrol penjaga pintu air selama kewenangan masih dipegang BBWSCC.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengatakan, saat hujan deras pada Kamis (21/4/2016) kemarin, pintu air terlambat dibuka. Akibatnya, beberapa kawasan tergenang.
 
Ahok mendapatkan laporan petugas tidak berada di tempat saat tinggi muka air di aliran Sungai Cipinang naik. Hal itu dilaporkan saat rapat penanggulangan banjir di Balai Kota DKI Jakarta siang ini.
 
Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur Ahmad Yazied Bustomi mengaku baru bisa menemukan petugas setelah satu jam mencarinya.
 
"Segera kirim surat ke BBWSCC, petugas pintu air kami akan ambil alih. Agar kami bisa atur sendiri buka tutup pintu air," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (22/4/2016).
 
Ahok juga mengingatkan kepada petugas pintu air untuk lebih siaga saat hujan. Agar tidak terlambat melakukan buka tutup pintu air yang berdampak terendamnya permukiman warga.
 
"Aliran air itu harusnya dibagi secara merata, jangan tertumpu pada satu titik saja. Jadi airnya bisa mengalir dengan cepat," ujar Ahok.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>