medcom.id, Jakarta: Brojong sementara dipasang di Perumahan Harapan Baru 2, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Lokasi tersebut adalah tempat tanggul jebol. Brojong sementara dipasang oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).
"Brojong sudah dipasang tadi pagi, air yang menggenangi pemukiman warga setinggi 1,5 meter pun saat ini sudah surut," kata Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas PUPR Kota Bekasi, Dicky Irawan, Rabu 22 Februari 2017.
Baca: Banjir di Cipinang Melayu akibat Tanggul Jebol
Dicky meyakini, brojong yang dipasang ini mampu menahan debit Kali Cakung untuk sementara waktu. Di samping itu, Kementerian PUPR berjanji akan membangun kembali tanggul tersebut dalam waktu satu pekan.
"Untuk beban biaya perbaikan masih kami hitung, tapi semoga BBWSCC bisa segera menangani," ungkap Dicky.
Seperti diketahui, tanggul tersebut jebol sepanjang 12 meter pada Salasa 21 Februari 2017 sekitar pukul 15.30. Akibatnya, permukiman setempat tergenang air setinggi 1,5 meter.
Sejak kemarin, pemerintah setempat baru bisa menahan deras limpasan air dengan karung berisi pasir. Hal itu dilakukan agar aliran deras air ke permukiman warga bisa dikurangi.
Sekretaris Dinas PUPR Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan, tanggul jebol karena tak mempu menahan debit air Kali Cakung. Hulu kali tersebut berada di daerah Jatisampurna, Kota Bekasi.
Air yang menggenangi rumah warga, lanjut dia, kini sudah perlahan surut. Namun ada beberapa lokasi permukiman warga yang masih tergenang.
"Sudah surut tinggal beberapa lokasi lagi yang masih tergenang. Untuk sementara lokasi tanggul jebol sudah di brojong," kata dia.
medcom.id, Jakarta: Brojong sementara dipasang di Perumahan Harapan Baru 2, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Lokasi tersebut adalah tempat tanggul jebol. Brojong sementara dipasang oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).
"Brojong sudah dipasang tadi pagi, air yang menggenangi pemukiman warga setinggi 1,5 meter pun saat ini sudah surut," kata Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas PUPR Kota Bekasi, Dicky Irawan, Rabu 22 Februari 2017.
Baca: Banjir di Cipinang Melayu akibat Tanggul Jebol
Dicky meyakini, brojong yang dipasang ini mampu menahan debit Kali Cakung untuk sementara waktu. Di samping itu, Kementerian PUPR berjanji akan membangun kembali tanggul tersebut dalam waktu satu pekan.
"Untuk beban biaya perbaikan masih kami hitung, tapi semoga BBWSCC bisa segera menangani," ungkap Dicky.
Seperti diketahui, tanggul tersebut jebol sepanjang 12 meter pada Salasa 21 Februari 2017 sekitar pukul 15.30. Akibatnya, permukiman setempat tergenang air setinggi 1,5 meter.
Sejak kemarin, pemerintah setempat baru bisa menahan deras limpasan air dengan karung berisi pasir. Hal itu dilakukan agar aliran deras air ke permukiman warga bisa dikurangi.
Sekretaris Dinas PUPR Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan, tanggul jebol karena tak mempu menahan debit air Kali Cakung. Hulu kali tersebut berada di daerah Jatisampurna, Kota Bekasi.
Air yang menggenangi rumah warga, lanjut dia, kini sudah perlahan surut. Namun ada beberapa lokasi permukiman warga yang masih tergenang.
"Sudah surut tinggal beberapa lokasi lagi yang masih tergenang. Untuk sementara lokasi tanggul jebol sudah di brojong," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)