Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Antara/Reno Esnir).
Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Antara/Reno Esnir).

Djarot: Yang Melenceng Bukan Bamus Betawi, Tapi Oknumnya

Intan fauzi • 07 September 2016 22:33
medcom.id, Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak mau menyalahkan Badan Musyarah Betawi atas aksi politik yang kerap dilakukan induk organisasi masyarakat Betawi itu. Sebab menurut Djarot, aksi itu hanya dilakukan segelintir oknum yang memanfaatkan organisasi tersebut untuk menyebarkan kebencian.

"Yang melenceng bukan Bamusnya, tapi oknum yang menyalahgunakan dan memanfaatkan itu loh yang mengatasnamakan Bamus Betawi," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016).

Pendapat Djarot tersebut mengacu pada acara Lebaran Betawi yang diadakan pada pertengahan Agustus lalu. Di sana, Ketua Forum Betawi Rempug (FBR) Lutfi Hakim mengajak warga supaya tidak memilih kembali Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama. Kata Lutfi, Jakarta perlu memiliki gubernur dari putra Betawi.

Baca: Sekda DKI dan Bamus Betawi Bantah Tudingan Ahok

Akibatnya, Ahok pun berkeinginan untuk menghentikan dana hibah ke Bamus Betawi. Djarot berpendapat keinginan itu tidak tepat selama Bamus Betawi memang menjalankan visi dan misi kebudayaan Betawi.

"Selama itu tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik praktik, apalagi yang mengangkat isu SARA, sepanjang tidak itu, tetap (harus diberikan dana hibah). Makanya perlu dievaluasi kegiatan dan bantuan dana," jelas Djarot.

Baca: Djarot Ingin Dana Hibah Bamus Betawi Disesuaikan

Djarot mengungkapkan, Bamus Betawi harus membangun budaya Betawi yang sungguh-sungguh. Masyarakat Betawi, kata Djarot, memiliki sikap santun dan toleran.

Djarot mendorong pengurus-pengurus Bamus Betawi yang juga bermain di politik tidak mencampuradukkan kepentingan. Mereka perlu memilah mana yang mesti disalurkan di ormas dan mana di partai politik.

"Kalau politik salurkan lewat parpol. Misalnya Pak Haji Lulung kan ada di Bamus, kalau politik, salurkan ke Parpol. Pak Haji Nachrowi Ramli kan dari Forkabi, salurkan ke partai, tidak melalui Bamus," tegas Djarot.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(AZF)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>