Saefullah. Antara Foto/Akbar Nugroho
Saefullah. Antara Foto/Akbar Nugroho

Sekda DKI dan Bamus Betawi Bantah Tudingan Ahok

LB Ciputri Hutabarat • 06 September 2016 17:26
medcom.id, Jakarta: Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah membantah tudingan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama bahwa dirinya dekat dengan politikus Partai Gerindra Mohamad Taufik. Saefullah balik menuding justru Ahok yang akrab dengan Taufik.

Dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Ahok tak mempercayai Saefullah terkait penyelesaian masalah reklamasi pantai utara Jakarta. Ahok curiga Saefullah ada main dengan Taufik yang juga Ketua Badan Legislasi Daerah DPRD DKI, soal penurunan kontribusi tambahan.

Indikasinya, Saefullah sempat mengusulkan nilai kontribusi tambahan dimasukkan ke dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Namun, saat ditanya draft, Saefullah tak siap dan malah kembali membalikkan kontribusi tambahan ke dalam draft raperda.

Saefullah membantah pernyataan Ahok tersebut. Ia mengaku, selalu sependapat dengan Ahok soal nilai kontribusi tambahan dari perusahaan pengembang pulau reklamasi sebesar 15 persen.

"Justru saya belain Ahok. Dalam beberapa kali rapat saya pertahankan angka 15 persen sesuai arahan Gubernur," kata Saefullah, Selasa (6/9/2016).

Saefullah menambahkan dirinya melaporkan setiap detail perkembangan tetang reklamasi. "Tidak ada yang diumpetin apalagi dipolitisir. Semua dilaporkan secara terbuka," jelas dia.

Ahok juga sempat menuding Saefullah turut mendukung memainkan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dalam acara Lebaran Betawi 2016 yang diselenggarakan Badan Musyawarah (Bamus) Betawi. Dugaan Ahok tersebut diperkuat kedekatan Saefullah dengan Taufik.

Saefullah juga menampik pernyataan miring tersebut. "Kalau ditanya saya dekat Taufik, keliru. Pak Ahok lebih dekat sama Taufik karena dia satu partai dulu di Gerindra," tandas Saefullah.

Ketua Bamus Betawi, Zainuddin alias Oding, memastikan tidak ada isu SARA dalam acara Lebaran Betawi 2016. Oding mengaku, hanya menawarkan putra/putri Betawi ikut Pilkada DKI 2017. Menurut Oding, Ahok salah memahami pernyataan tersebut.

Oding menjelaskan Bamus Betawi mengantongi nama putra/putri asli Betawi yang siap didorong menjadi bakal calon gubernur, antara lain Nachrowi Ramli (kader Demokrat), Abraham Lunggana (Wakil Ketua DPRD DKI/kader PPP), Saefullah (Sekda DKI), dan Sylviana Murni (Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata).

"Saya kira bukan main politik, tetapi kami tawarkan orang-orang Betawi. Nama ini muncul untuk didorong ke partai maju cagub. Kami bilang silakan dipakai, kalau tidak ya tidak masalah," jelas Oding.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TRK)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>