Lukman Diah Sari--Wali Kota Jakbar Anas Effendi saat meninjau RPH Babi di Cengkareng.
Lukman Diah Sari--Wali Kota Jakbar Anas Effendi saat meninjau RPH Babi di Cengkareng.

pencemaran lingkungan

Rumah Potong Babi Cengkareng akan Dipindah

Lukman Diah Sari • 13 Maret 2014 22:01
medcom.id, Jakarta: Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Babi di Jalan Peternakan Raya RT03/07 Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, segera dipindahkan. Kondisi RPH sudah tak layak. Limbah dari tempat pemotongan babi itu pun bolak-balik mencemari lingkungan warga sekitar.
 
Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi menyebutkan, di tempat baru limbah tak akan tercecer ke lingkungan warga. "Insya Allah akhir tahun ini (bisa pindah)," kata Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi usai meninjau RPH Babi Cengkareng, Kamis (13/3).
 
RPH baru persis ada di samping rumah pemetongan lama. Memang lebih mungil, tapi tempat dan alat yang digunakan lebih canggih. RPH lama yang sudah berdiri sejak 1966 berdiri di atas lahan seluas 4 hektare. RPH baru berluas hanya 1,2 ha.

Tapi, menurut Anas, RPH baru tak bisa cepat dioperasikan. Listriknya belum ada. Kalau strum sudah masuk, tambah Anas, target potong babi di RPH baru adalah 1.000 babi per hari dari kebutuhan 2.000 ekor/hari.
 
"Semua teknologi, alat potong didatangkan dari Jerman. Konsumsi listrik yang dibutuhkan 300 ribu watt," terang Anas.
 
Anas mengakui, kondisi RPH lama memprihatinkan. Bukan cuma tempat pemotongan, tapi kondisi masyarakat sekitar juga jadi menyedihkan. Limbah RPH mencemari lingkungan. Bau kotoran sangat menusuk hidung dan menganggu kesehatan.
 
"Pantaslah kalau warga marah-marah," ujar Anas.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>