Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau vaksinasi anak di SMAN 20 Jakarta, Kamis, 1 Juli 2021. Foto: Medcom.id/Christian
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau vaksinasi anak di SMAN 20 Jakarta, Kamis, 1 Juli 2021. Foto: Medcom.id/Christian

Kapolda Targetkan 100% Warga DKI Divaksinasi pada 17 Agustus

Nasional polri DKI Jakarta Virus Korona vaksinasi covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Slank untuk Indonesia
Rahmatul Fajri • 29 Juli 2021 08:07
Jakarta: Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin seluruh warga Ibu Kota minimal menerima vaksinasi covid-19 dosis pertama. Target ini diharap bisa dicapai tepat pada hari ulang tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia. 
 
"Kami harap bersama Gubernur DKI Jakarta (Anies Baswedan) jumlah vaksinasi capai 100 persen saat 17 Agustus 2021," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran saat meninjau Vaksinasi Merdeka di SMK Satria, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu, 28 Juli 2021. 
 
Menurut dia, polisi menemukan 900 RW di Jakarta masih memiliki tingkat partisipasi vaksinasi yang rendah. Kondisi ini terjadi di RW 5 dan RW 6 Srengseng yang memiliki 1.750 warga belum divaksinasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 33 Kasus Pelanggaran Penjualan Obat Covid-19 dan Tabung Oksigen Dibongkar
 
Fadil menyebut untuk mengebut vaksinasi di 900 RW, Polda Metro membentuk posko vaksinasi covid-19 bertemakan Vaksinasi Merdeka. Dalam sehari, 200 warga di satu RW ditargetkan disuntik vaksin. 
 
Dia menjelaskan Vaksinasi Merdeka digelar dengan berkolaborasi bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam penyediaan tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan yang dilibatkan ialah mahasiswa tingkat akhir di bidang kesehatan. 
 
"Jadi kalau pejuang dulu angkat bambu runcing kalau sekarang tenaga kesehatan angkat jarum suntik. Sekarang masyarakat tinggal singsingkan lengan baju untuk siap disuntik," jelas Fadil.

Vaksin untuk Indonesia


Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif