Contoh pedestrian yang diusulkan BPTJ - foto: BPTJ.
Contoh pedestrian yang diusulkan BPTJ - foto: BPTJ.

BPTJ Sarankan Pembangunan Pedestrian Bridge di Tanah Abang

Haifa Salsabila • 04 Januari 2018 14:05
Jakarta: Kepala Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Priharto menyebut diperlukan sky bridge atau pedestrian bridge di kawasan Tanah Abang. Ini supaya pejalan kaki semakin nyaman pascapenutupan Jalan Jati Baru Raya.
 
"Berdasarkan quick assessment pergerakan orang di sekitaran Tanah Abang maka diperlukan pedestrian bridge," tutur Bambang dalam acara Focus Group Discussion: Penataan Lalu Lintas dan Kawasan Tanah Abang di Hotel Milenium, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Desember 2017.
 
Berdasarkan data yang didapatkan BPTJ, tujuan penumpang KRL tertinggi adalah Pasar Tanah Abang dengan persentase 35,59 persen dari jumlah total populasi penumpang KRL sebanyak 7.748 penumpang. Para penumpang tersebut kemudian menempuh jarak dengan berjalan kaki.

Karena itu, pihaknya menyarankan kepada Pemprov DKI untuk mengakomodasi dan memberikan kenyaman bagi para pejalan kaki dengan pedestrian bridge. Nantinya jembatan itu langsung menghubungkan pintu selatan Stasiun Tanah Abang dengan area Pasar Tanah Abang.
 
(Baca juga: Dirlantas Polda Metro akan Surati Anies terkait Penataan Tanah Abang)
 
Pada kesempatan yang sama, Bambang menuturkan perlunya peningkatan kapasitas trotoar sepanjang Jalan Jati Baru hingga Kebon Jati. Ia menyarankan agar kawasan Tanah Abang menjadi area yang ramah kepada pejalan kaki dan transportasi umum yang terintegrasi dan berbasis Transit Oriented Development (TOD).
 
Maka, tutur Bambang, perlu peningkatan dan kapasitas dan kualitas integrasi angkutan umum yang menghubungkan antara Stasiun Tanah Abang ke daerah Thamrin, Roxy, Kebon Sirih, Abdul Muis dan Harmoni.
 
"Perlu ada juga konektifitas trunk line dengan feeder, fasilitas pejalan kaki yang ramah, dan fasilitas pengguna sepeda sebagai first dan last mile mode," kata dia.
 

 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>