Banjir di Jakarta Selatan. (Branda Antara)
Banjir di Jakarta Selatan. (Branda Antara)

Terendam Banjir, 270 Warga Jaksel Mengungsi

Antara • 07 Oktober 2022 03:06
Jakarta: Sebanyak 270 jiwa warga Jakarta Selatan (Jaksel) mengungsi ke tempat aman. Pasalnya wilayah mereka terendam banjir seusai hujan deras yang melanda Jakarta, Kamis, 6 Oktober 2022.
 
"Hasil kaji cepat sementara, ada 17 ruas jalan dan 41 RT yang terendam genangan air. Sedikitnya ada 270 jiwa diungsikan ke Masjid Al Mustaghfirin, Kelurahan Kalibata, Jakarta Selatan," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta Selatan, Kamis, 6 Oktober 2022.
 
Adapun 41 RT meliputi Kelurahan Pejaten Barat, Kelurahan Ragunan, Kelurahan Jati Padang, Kelurahan Kalibata, Kelurahan Pancoran, Kelurahan Pondok Labu, Kelurahan Cipete Utara dan Kelurahan Tegal Parang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian jalan yang tergenang meliputi TB Simatupang di Cilandak Barat, Jalan Jeruk Purut di Cilandak Timur, Jalan Raya Tanjung Barat, Jalan Pejaten Raya, Jalan Intan di Cilandak Barat, Komplek Polri di Kelurahan Karet Semanggi, Karang Tengah Raya di Lebak Bulus, dan Jalan NIS di Cilandak Timur.
 
Lalu, di Jalan Wijaya Timur di Petogogan, Jalan Haji Matasan di Kebagusan, Mushola Nurul Amal di Kebagusan, Perum Nuansa 99 di Kebagusan, TB Simatupang depan Hotel Aston, dan Jalan Kebagusan II, Ciledug Raya di Cipulir, Jakarta Selatan serta Pisangan Lama di Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Baca: Total Korban Tembok MTSN 19 Cilandak Roboh 3 Tewas dan 3 Luka, Ini Rinciannya 


Sebagai upaya percepatan penanganan banjir, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah. Selain itu, juga berkoordinasi dengan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan.
 
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca wilayah Ibu Kota DKI Jakarta masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dan dapat disertai petir serta angin kencang hingga Jumat, 7 Oktober 2022.
 
Menyikapi itu, pihaknya mengimbau pemangku kebijakan dan masyarakat agar melakukan mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan. Seperti normalisasi sungai, susur sungai, pembersihan sungai dari sumbatan sampah, normalisasi drainase, sosialisasi kepada masyarakat, dan memantau perkembangan cuaca secara berkala.
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif