Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

20 Ribu Personel Siap Amankan Demo UU Cipta Kerja di DPR Hingga Istana

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Siti Yona Hukmana • 28 Oktober 2020 09:57
Jakarta: Polisi menyiapkan pengamanan demontrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang bakal digelar hari ini. Sebanyak 20 ribu personel siap mengamankan unjuk rasa Omnibus Law di tiga titik Ibu Kota.
 
"Sekitar 10 ribuan tambah 10 ribu ada pasukan cadangan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Tiga titik demo itu, yakni Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat; Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat; dan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. "Hasil rapat tadi malam kemungkinan estimasi massa antara tiga sampai empat ribu di tiga titik tersebut," ujar Sambodo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sambodo mengaku telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di tiga titik demo. Pengalihan arus di DPR/MPR dan Tugu Proklamasi bersifat situasional.
 
"Artinya buka tutup arus dilakukan setelah ada massa. Tapi khusus Istana Negara (Merdeka) mulai tadi sudah dipasang barrier sama seperti pegamanan unjuk rasa sebelumnya," ucap Sambodo.
 
Baca: Ada Demo UU Cipta Kerja, Hindari DPR Hingga Istana Merdeka
 
Pemasangan barrier dilakukan di Bundaran Patung Kuda Arjuna Wijaya, Harmoni, Gambir dan Jalan Veteran. Sambodo menyebut pemasangan barrier itu untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bagi pengunjuk rasa maupun masyarakat umum.
 
"Oleh sebab itu saya mengimbau kepada masyarakat mulai siang nanti untuk menghindari kawasan Jalan MH Thamrin,  kawasan DPR/MPR, Tugu Proklamasi supaya tidak terjadi kemacetan," imbau dia.
 
Dia berharap tidak terjadi kemacetan imbas demo. Di lain sisi, Sambodo ingin demo hari ini tidak disusupi oleh kelompok yang menginginkan kerusuhan. Sambodo mengultimatum kelompok anarko tersebut.
 
"Kepada mereka kami peringatkan untuk tidak melakukan lagi (kerusuhan), kita akan mengamankan supaya kelompok tersebut tidak menunggangi demokrasi unjuk rasa yang sedang berlangsung," kata dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif