Ilustrasi normalisasi Kali Ciliwung. MI/Pius Erlangga
Ilustrasi normalisasi Kali Ciliwung. MI/Pius Erlangga

DKI Kebut Pembebasan Lahan 7,6 Km Bantaran Sungai Ciliwung

Nasional dki jakarta pemprov dki sungai normalisasi kali normalisasi sungai normalisasi ciliwung
Sri Yanti Nainggolan • 06 Maret 2021 08:35
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengebut pembebasan 7,6 kilometer (km) bantaran Sungai Ciliwung. Tujuannya, agar normalisasi sungai bisa segera diselesaikan. 
 
"Mudah-mudahan tahun ini bisa menyelesaikan 7,6 kilometer," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 5 Maret 2021. 
 
Riza menerangkan angka tersebut adalah total dari lahan di sebelah kiri dan kanan sungai dengan masing-masing 38 kilometer. Nantinya, akan dipasang sheet pile di sana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Riza menyebut anggaran yang digelontorkan untuk pembebasan bantaran mencapai Rp5 triliun. Sementara itu, dana pemasangan sheet pile sekitar Rp370 miliar. 
 
Baca: Pemprov DKI Tegaskan Beri Perhatian Besar Pada Penanganan Banjir
 
"Membuat sheet pile lebih murah karena pembebasan lahan banyak masalah," terang Riza. 
 
Pertama, sengketa tanah yang perlu diselesaikan di pengadilan. Proses tersebut membutuhkan waktu. Kedua, anggaran normalisasi terbatas.
 
"Tapi kita serius (menangani banjir). Lebih dari 20 persen anggaran APBD untuk banjir," ucap dia. 
 
Politikus Gerindra tersebut tak menampik ada warga yang akan menggugat pembebasan lahan. Solusi terbaik akan dicari oleh Pemprov DKI
 
"Hak warga menggugat, boleh, kami juga punya hak dan kewenangan melakukan tugas dan membela diri," tutur dia. 
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif