Ilustrasi MRT Jakarta. ANT
Ilustrasi MRT Jakarta. ANT

Penumpang MRT Menurun Drastis

Nasional mrt Virus Korona
Putri Anisa Yuliani • 20 Maret 2020 08:39
Jakarta: Imbauan pemerintah melaksanakan kerja dari rumah (work from home) untuk mencegah penularan virus korona (covid-19) mulai efektif. Jumlah penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) turun signifikan.
 
"Jika dibandingkan situasi normal yang berkisar 100 ribu penumpang, terjadi penurunan penumpang 72 persen menjadi 28 ribu penumpang pada Rabu (18 Maret)," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), William Sabandar, melansirMedia Indonesia, Jumat, 20 Maret 2020.
 
Dia menuturkan situasi di lingkungan stasiun dan kereta relatif sepi. William berharap jumlah ini terus menurun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seiring semakin banyaknya masyarakat yang berkegiatan dari rumah sesuai dengan imbauan dari pemerintah,” kata dia.
 
(Baca: Pengguna KRL Sempat Turun 32 Persen Imbas Korona)
 
William meminta masyarakat yang tetap beraktivitas dan menggunakan MRT menjaga kebersihan diri. Dia juga mengingatkan penumpang menjaga jarak sosial atau social distancing.
 
"Dengan menjaga jarak minimal 1 meter dengan penumpang lain,” tutur dia.
 
MRT Jakarta juga telah memberikan penanda jarak minimal antara penumpang di kursi kereta. Ini untuk memudahkan penumpang menentukan jarak aman.
 
Pemprov DKI Jakarta menerapkan konsep social distancing mengikuti arah kebijakan pemerintah pusat untuk mencegah penyebaran virus korona. Salah satu upayanya dengan mendorong masyarakat kerja dari rumah dan menutup sekolah serta menutup tempat wisata dan meniadakan hari bebas kendaraan bermotor selama dua pekan.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif