Proyek reklamasi. Antara Foto/Zabur Karuru
Proyek reklamasi. Antara Foto/Zabur Karuru

KSTJ Menilai Anies Masih Ragu Hentikan Reklamasi

Nasional reklamasi teluk jakarta
Dhaifurrakhman Abas • 22 Februari 2018 00:09
Jakarta: Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) menyesalkan aksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengirimkan surat kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil untuk mencabut Hak Guna Bangunan (HGB) pulau C dan D reklamasi teluk Jakarta. KSTJ menganggap aksi Anies itu akan sia-sia.
 
Nelson Nikodemus, selaku kuasa hukum KSTJ mengatakan, Anies sebagai gubernur DKI Jakarta semestinya memiliki kuasa untuk mencabut langsung HGB Pulau Reklamasi jika memang ditemukan masalah administrasi. Apalagi, Anies dalam kampanyenya berkomitmen menghentikan Reklamasi dan menyelamatkan nelayan di Jakarta.
 
"Kalau pak Anies sudah komitmen ya cabut regulasi dan Raperda. Turunkan Dinas Perumahan dan Gedung lalu segel. Kan banyak ditemukan di pulau tersebut bangunan yang tak memiliki izin mendirikan bangunan," kata Nelson di Pengadilan Tata Usaha Negara, Jakarta, Rabu, 21 Februari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nelson menilai, gebrakan Anies untuk menghentikan reklamasi sejauh ini belum terlihat nyata. Hal ini terbukti dari keputusan Anies yang menyurati Sofyan Djalil selaku Kepala Badan Pertanahan Nasional.
 
"Itu enggak akan berarti apa-apa, karena selain enggak dilaksanakan itu juga enggak berdaya. Enggak mungkin Sofyan mau cabut itu (HGB)," ujar dia.
 
"Kalau Dia (Anies) kirim surat dan enggak dibales Sofyan, nanti yang dicap pak Sofyan Enggak bagus juga itu," kata Nelson menambahkan.
 
Atas hal tersebut, KSTJ pun meminta Anies untuk segera merealisasikan penghentian reklamasi. Mengingat, KSTJ telah memberikan 10 poin rekomendasi soal penghentian reklamasi kepada Anies.
 
"Dari kita sebagai koalisi nelayan dan juga mahasiswa soal 10 rekomendasi penghentian reklamasi itu coba saja dilaksanakan dulu. Kita harap itu bisa membantu, tapi hingga kini belum ada gubris," pungkas dia.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif