medcom.id, Jakarta: Polda Metro Jaya terus melakukan operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) di kawasan Kalijodo. Operasi dilakukan sampai pada hari pelaksanaan penggusuran di kawasan prostitusi ilegal ini.
"Polda mencanangkan ada operasi pekat di wilayah ini. Ada namanya operasi cipta kondisi akan terus dilakukan supaya pada saatnya nanti kebijakan bapak Gubernur (Basuki Tjahaja Purnama) bisa berjalan lancar," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Krishna Murti saat patroli di Kalijodo, Kamis (18/2/2016).
Krishna dikawal pasukan gabungan telah melakukan patroli di kawasan Kalijodo. Hasil patroli malam ini, dinyatakan aman.
"Kalijodo sudah cukup kondusif pada malam ini. Ini harus dijaga sampai hari H," jelas dia.
Terdapat lima puluhan kafe di kawasan Kalijodo tutup malam ini. Tidak nampak gemerlap pesta minuman keras di kafe-kafe seperti biasanya.
Hampir seluruh orang yang bekerja di kalijodo ini telah mengungsi ke tempat-tempat aman. Warga yang mengontrak di dalam kawasan prostitusi tertua di Jakarta itu sudah keluar mencari tempat tinggal baru.
Hari ini, Pemprov DKI telah melayangkan surat peringatan pertama (SP1) kepada 86 warga di RT 07 RW 10 , Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Warga diberi waktu tujuh untuk angkat kaki dari rumah mereka. Jika tak diindahkan, maka Pemprov akan mengeluarkan SP2 untuk jangka waktu 3 hari dan SP3 satu hari. Bila masih tidak dipatuhi, maka Pemrov DKI melakukan pemindahan paksa.
medcom.id, Jakarta: Polda Metro Jaya terus melakukan operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) di kawasan Kalijodo. Operasi dilakukan sampai pada hari pelaksanaan penggusuran di kawasan prostitusi ilegal ini.
"Polda mencanangkan ada operasi pekat di wilayah ini. Ada namanya operasi cipta kondisi akan terus dilakukan supaya pada saatnya nanti kebijakan bapak Gubernur (Basuki Tjahaja Purnama) bisa berjalan lancar," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Krishna Murti saat patroli di Kalijodo, Kamis (18/2/2016).
Krishna dikawal pasukan gabungan telah melakukan patroli di kawasan Kalijodo. Hasil patroli malam ini, dinyatakan aman.
"Kalijodo sudah cukup kondusif pada malam ini. Ini harus dijaga sampai hari H," jelas dia.
Terdapat lima puluhan kafe di kawasan Kalijodo tutup malam ini. Tidak nampak gemerlap pesta minuman keras di kafe-kafe seperti biasanya.
Hampir seluruh orang yang bekerja di kalijodo ini telah mengungsi ke tempat-tempat aman. Warga yang mengontrak di dalam kawasan prostitusi tertua di Jakarta itu sudah keluar mencari tempat tinggal baru.
Hari ini, Pemprov DKI telah melayangkan surat peringatan pertama (SP1) kepada 86 warga di RT 07 RW 10 , Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Warga diberi waktu tujuh untuk angkat kaki dari rumah mereka. Jika tak diindahkan, maka Pemprov akan mengeluarkan SP2 untuk jangka waktu 3 hari dan SP3 satu hari. Bila masih tidak dipatuhi, maka Pemrov DKI melakukan pemindahan paksa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)