medcom.id, Jakarta: Sikap Gubernur Provinsi DKI Jakarta yang kerap menyerang lembaga hukum dinilai akan menjadi bumerang dan dapat membuka sosok Ahok sebenarnya. Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik menyarankan Ahok bersikap ramah kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Sebaiknya jangan menantang lembaga hukum. Negeri ini dibangun bukan dengan cara permusuhan. Jangan sampai menambah musuh lagi," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2015).
Taufik meyakini senyuman yang ditunjukkan Ahok saat diperiksa BPK bukan sandiwara. "Kalau dia bersandiwara masyarakat jadi tahu siapa Ahok. Dia buka topengnya sendiri," kata Taufik.
Taufik bilang, senyuman Ahok lumrah dilakukan pejabat yang menjalani proses pemeriksaan di lembaga hukum. "Menurut saya itu tidak sandiwara. Psikologis pejabat yang diperiksa lembaga hukum memang seperti itu. Coba perhatikan, terperiksa pasti tersenyum saat keluar maupun masuk gedung lembaga hukum," ujarnya.
Menurut Taufik, sudah seharusnya Ahok bersikap ramah ketika berada di Kantor BPK. BPK memiliki aturan sendiri. "Di setiap kantor punya prosedur, orang masuk rumah ada aturan, harus ditaati," tegasnya.
Seperti diketahui, Ahok menuding ada oknum BPK yang ketakutan jika video hasil rekaman pemeriksaan dirinya dibuka ke publik. Ahok Bilang, BPK tendensius terhadap dirinya supaya lengser dari kursi Gubernur.
Ahok juga menuding BPK keliru terkait temuan di Laporan Hasil Pemeriksaan APBD DKI 2014 soal pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Pada temuan itu disebutkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diduga melakukan penyelewengan dana sehingga merugikan negara sebesar Rp191 miliar.
medcom.id, Jakarta: Sikap Gubernur Provinsi DKI Jakarta yang kerap menyerang lembaga hukum dinilai akan menjadi bumerang dan dapat membuka sosok Ahok sebenarnya. Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik menyarankan Ahok bersikap ramah kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Sebaiknya jangan menantang lembaga hukum. Negeri ini dibangun bukan dengan cara permusuhan. Jangan sampai menambah musuh lagi," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2015).
Taufik meyakini senyuman yang ditunjukkan Ahok saat diperiksa
BPK bukan sandiwara. "Kalau dia bersandiwara masyarakat jadi tahu siapa Ahok. Dia buka topengnya sendiri," kata Taufik.
Taufik bilang, senyuman Ahok lumrah dilakukan pejabat yang menjalani proses pemeriksaan di lembaga hukum. "Menurut saya itu tidak sandiwara. Psikologis pejabat yang diperiksa lembaga hukum memang seperti itu. Coba perhatikan, terperiksa pasti tersenyum saat keluar maupun masuk gedung lembaga hukum," ujarnya.
Menurut Taufik, sudah seharusnya Ahok bersikap ramah ketika berada di Kantor BPK. BPK memiliki aturan sendiri. "Di setiap kantor punya prosedur, orang masuk rumah ada aturan, harus ditaati," tegasnya.
Seperti diketahui, Ahok menuding ada oknum BPK yang ketakutan jika video hasil rekaman pemeriksaan dirinya dibuka ke publik. Ahok Bilang, BPK tendensius terhadap dirinya supaya lengser dari kursi Gubernur.
Ahok juga menuding BPK keliru terkait temuan di Laporan Hasil Pemeriksaan APBD DKI 2014 soal pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Pada temuan itu disebutkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diduga melakukan penyelewengan dana sehingga merugikan negara sebesar Rp191 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)