medcom.id, Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan pengelola Jakarta International School (JIS) berjanji akan mempertemukan seluruh orang tua murid pascaperistiwa kekerasan seksual terhadap murid taman kanak-kanak berinisial AK, 6.
"JIS berjanji akan mempertemukan seluruh orang tua murid pada pekan ini, namun belum ada komunikasi dengan kami," kata Sekretaris KPAI Erlinda di Jakarta, Selasa (24/4/2014). Erlinda mengatakan pihaknya masih menunggu konfirmasi dari JIS untuk mengadakan pertemuan orang tua murid.
Ia menuturkan peristiwa kekerasan seksual yang terjadi di toilet lingkungan JIS itu membuat orang tua murid terkejut. Kemudian ada inisiatif untuk mengadakan pertemuan antara pihak pengelola JIS dan orang tua murid sebagai langkah antisipasi.
Erlinda mengungkapkan orang tua murid TK bertaraf internasional itu khawatir peristiwa kekerasan seksual terulang sehingga perlu pengawasan dan menyampaikan informasi kepada anak. "Oleh karena itu, kami ingin bertemu dengan para orangtua dengan cara yang resmi di lingkungan sekolah," ujar Erlinda.(Antara)
medcom.id, Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan pengelola Jakarta International School (JIS) berjanji akan mempertemukan seluruh orang tua murid pascaperistiwa kekerasan seksual terhadap murid taman kanak-kanak berinisial AK, 6.
"JIS berjanji akan mempertemukan seluruh orang tua murid pada pekan ini, namun belum ada komunikasi dengan kami," kata Sekretaris KPAI Erlinda di Jakarta, Selasa (24/4/2014). Erlinda mengatakan pihaknya masih menunggu konfirmasi dari JIS untuk mengadakan pertemuan orang tua murid.
Ia menuturkan peristiwa kekerasan seksual yang terjadi di toilet lingkungan JIS itu membuat orang tua murid terkejut. Kemudian ada inisiatif untuk mengadakan pertemuan antara pihak pengelola JIS dan orang tua murid sebagai langkah antisipasi.
Erlinda mengungkapkan orang tua murid TK bertaraf internasional itu khawatir peristiwa kekerasan seksual terulang sehingga perlu pengawasan dan menyampaikan informasi kepada anak. "Oleh karena itu, kami ingin bertemu dengan para orangtua dengan cara yang resmi di lingkungan sekolah," ujar Erlinda.(Antara)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)