Seto Mulyadi/ANT/WAHYU PUTRO A.
Seto Mulyadi/ANT/WAHYU PUTRO A.

Kak Seto Bantah Dibayar JIS

Desi Angriani • 28 April 2014 20:43
medcom.id, Jakarta: Pemerhati anak Seto Mulyadi alias Kak Seto membantah menerima uang dari Jakarta International School (JIS). Tudingan muncul karena Kak Seto dinilai membela sekolah yang saat ini jadi sorotan karena kasus pedofilia itu.
 
"Saya tidak membela JIS, dan saya tidak dibayar JIS. Saya hanya menjembatani, diminta Pak Timothy Carr (Kepala Sekolah JIS) memberikan saran. Secara tegas saya katakan, saya siap demi kepentingan terbaik," kata Kak Seto usai menerima kunjungan puluhan orang tua murid JIS di Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2014)
 
Kak Seto menegaskan tidak ada pergaulan bebas di lingkungan sekolah bertaraf internasional itu. Menurut Kak Seto, orang tua murid JIS telah bersedia bekerja sama dengan semua pihak guna membongkar kasus pelecehan seksual ini.

"Saya menanyakan kepada mereka (orang tua murid JIS), kok saya dengar ada seks bebas, terus saya tanya kok ada yang ciuman dan sebagainya. Mereka menjawab itu tidak ada, tapi untuk pegang-pegangan itu mereka melakukan. Tidak hanya petugas kebersihan, tapi guru-guru juga melakukan kekerasan seksual dan mereka nyatakan bersedia untuk membongkarnya," beber Kak Seto.
 
Selan itu, Kak Seto menjelaskan, untuk menyembuhkan luka trauma akibat kekerasan seksual yang diperlukan adalah peran dari orang tua. "Ini harus menjadi perhatian serius untuk melakukan terapi. Tetapi kunci utama keluarga, ibu dan ayah harus peduli kepada anak," tandas Kak Seto.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DOR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>