Anies Sebut Kenaikan NJOP Tahun Ini tak Seberapa

Nur Azizah 11 Juli 2018 15:25 WIB
njophunian dp 0%
Anies Sebut Kenaikan NJOP Tahun Ini tak Seberapa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) menuai polemik. Pasalnya, kenaikan NJOP PBB P2 dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kenaikan NJOP tahun ini tak seberapa dibandingkan lima tahun belakangan. Lagi pula, lanjut dia, kenaikan NJOP sudah melalui perhitungan.

"Justru ini menyesuaikan dengan perekonomian pertumbuhan harga secara umum. Tapi coba Anda bandingkan dengan lima tahun terakhir ini," kata Anies di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Juli 2018.


Makanya, kata dia, ada rumah murah dengan program DP Rp0. Namun, hingga saat ini progam tersebut belum juga berjalan.

Pada tahun 2014, kenaikan NJOP di seluruh wilayah Jakarta bervariasi, mulai dari 20% hingga 140%. Besaran kenaikan tergantung wilayah, luas tanah, dan bangunan.

Pada tahun 2016, kenaikan NJOP hanya berlaku pada PBB di atas Rp10 miliar. Kenaikan NJOP sebesar 10% hingga 15%.

(Baca juga: Nasib Program Rumah DP Rp0 Dipertanyakan Usai NJOP Naik)

Di tahun 2018, Pemprov DKI kembali menaikkan NJOP PBB-P2. Hal itu telah ditetapkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 24 Tahun 2018 tentang Penetapan NJOP dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan yang diundangkan 4 April 2018.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sempat menyatakan nilai kenaikan rata-rata sebesar 19,5%. Menurut Sandiaga, penetapan NJOP itu sesuai dengan nilai pasar suatu lahan.

Berdasarkan Pergub terbaru NJOP, di Jakarta Utara masih ada lahan yang harga NJOP-nya masih Rp916 ribu seperti di Jalan Kamal Muara, Jakarta Utara. Bergeser sedikit ke Jalan Garden Gardenia NJOP sudah mencapai Rp18,37 juta.

Di Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, NJOP dipatok Rp11,52 juta sementara di Jalan Gatot Subroto mencapai Rp47,92 juta. Bahkan di Jalan Jenderal Sudirman mencapai Rp93 juta. Di Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, NJOP di Jalan Makam Pulau Lancang dipatok Rp464 ribu sedangkan di Jalan Pulau Tanah dipatok Rp25,99 juta.

(Baca juga: Kenaikan NJOP Dinilai tak Sesuai Janji Anies-Sandi)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id