Ilustrasi Jakarta. ANT/Galih Pradipta
Ilustrasi Jakarta. ANT/Galih Pradipta

Perhatikan, Berikut Pembatasan Selama PSBB di Jakarta

Nasional dki jakarta Virus Korona PSBB
Sri Yanti Nainggolan • 09 Januari 2021 14:00
Jakarta: DKI Jakarta kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada 11-25 Januari 2021. Sejumlah pembatasan kegiatan diberlakukan.
 
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019. PSBB tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Pusat terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat di sejumlah wilayah Jawa dan Bali.
 
Berikut pembatasan-pembatasan aktivitas:

1. Aktivitas kerja

Aktivitas pada tempat kerja/perkantoran, baik instansi pemerintah, swasta, maupun BUMN/BUMD dibatasi. Pembatasan berupa kapasitas bekerja di rumah (WFH) 75 persen dan bekerja di kantor (WFO) maksimal 25 persen.

2. Sektor esensial

Kegiatan sektor esensial beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional dan kapasitas. Sektor ini mencakup energi, komunikasi dan IT, keuangan, logistik, perhotelan, industri, pelayanan dasar, utilitas publik, dan objek vital nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tempat pemenuhan kebutuhan pokok, seperti pasar, toko swalayan, minimarket, supermarket, dan warung termasuk sektor esensial. Jam operasional dibatasi.

3. Kegiatan konstruksi

Kegiatan konstruksi berjalan 100 persen. Pemprov tidak membatasi kegiatan di sektor ini.

4. Kegiatan belajar mengajar

Kegiatan belajar mengajar masih diberlakukan dari rumah. Pembelajaran tatap muka ditunda.

5. Kegiatan kuliner

Kegiatan usaha kuliner dibatasi. Kapasitas makan di tempat maksimal 25 persen dari kapasitas. Jam operasional dibatasi hingga pukul 19.00 WIB. Namun, layanan makanan pesan antar atau dibawa pulang diperbolehkan sesuai jam operasional restoran.

6. Pusat perbelanjaan.

Pemprov DKI membatasi jam operasional pusat perbelanjaan atau mal hingga pukul 19.00 WIB.

7. Rumah ibadah

Pembatasan juga diberlakukan di rumah ibadah. Pengunjung tempat ibadah dibatasi 50 persen dari kapasitas total ruangan.

8. Fasilitas kesehatan

Fasilitas pelayanan kesehatan beroperasi 100 persen. Aktivitas pelayanan kesehatan di area publik dan tempat lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan massa dihentikan.

9. Transportasi umum

Pemprov DKI memberlakukan pembatasan penumpang 50 persen pada angkutan umum, taksi, dan kendaraan rental. Ojek diperblehkan membawa penumpang. Aturan ini juga berlaku untuk kendaraan pemesanan konvensional dan daring.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif