Ilustrasi pengurusan SIKM - ANTARA Foto/Aprillio Akbar
Ilustrasi pengurusan SIKM - ANTARA Foto/Aprillio Akbar

Denda PSBB Transisi Terkumpul Rp370 Juta

Nasional Virus Korona PSBB New Normal
Sri Yanti Nainggolan • 29 Juni 2020 20:44
Jakarta: Jumlah denda pelanggaran selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi mencapai ratusan juta. Sanksi berupa penutupan pun dilakukan selama PSBB transisi.
 
"Sampai dengan 28 Juni 2020, nilai denda yang disetorkan ke kas daerah sebesar Rp370.460.000 dari beberapa kategori yang dikenakan sanksi," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti di Jakarta, Senin, 29 Juni 2020.
 
Kategori tersebut, yaitu kantor, rumah makan (di luar mall), layanan pendukung (fotokopi, bengkel, service), pertokoan, tempat rekreasi indoor, dan lain-lain. Penindakan dengan penutupan dilakukan pada lokasi yang seharusnya belum boleh membuka aktivitas, seperti rumah minum/bar dan griya pijat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pengawasan ketaatan di berbagai tatanan, seperti mal, objek wisata, pasar, dan check point surat izin keluar masuk (SIKM).
 
PSBB transisi mulai diterapkan pada 4 Juni 2020 dengan dua tahap. Tahap pertama berlangsung hingga akhir Juni.
 
Baca: 77.897 Personel Polri Siap Kawal New Normal
 
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut tiap minggu ada evaluasi di masing-masing bidang yang dibuka secara perlahan. Namun, hasil evaluasi total dilakukan pada akhir Juni 2020.
 
"Kita akan memutuskan apakah nanti kita akan terus memasuki masa PSBB kelima dengan masa transisi seperti sekarang," kata Riza di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Minggu, 14 Juni 2020.
 
Menurut dia, pihaknya juga akan melihat apakah Jakarta sudah bisa memasuki masa sehat, aman, dan produktif. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga bisa mengambil kebijakan rem darurat (emergency brake policy) bila ada lonjakan kasus virus korona (covid-19).
 
"Kami memutuskan kebijakan yang diambil harus memenuhi ketentuan, perundangan, syarat-syarat yang ada dan melibatkan pakar dan ahli," kata dia.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif