Pintu Air Manggarai. (Foto: Antara/ Vitalis Yogi)
Pintu Air Manggarai. (Foto: Antara/ Vitalis Yogi)

Katulampa Siaga I, Jakarta Kini Lebih Tenang

LB Ciputri Hutabarat • 11 Oktober 2016 10:25
medcom.id, Jakarta: Banjir kiriman dari Bogor yang kerap membayangi Ibu Kota kini tidak terjadi lagi. Sebab, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pemerintah pusat telah melakukan normalisasi Kali Ciliwung dan mengatur sistem buka tutup pintu air.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengatakan, sekarang aliran air Kali Ciliwung dan kali lainnya tetap lancar meski Pintu Air Katulampa, Bogor, berstatus siaga 1.
 
"Kiriman Katulampa sudah bukan ancaman lagi buat DKI. Karena sudah kita ubah semua sistem buka tutup airnya," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2016).
 
Air kiriman dari Katulampa akan masuk ke Pintu Air Manggarai. Dari Pintu Air Manggarai, air akan dialirkan ke Banjir Kanal Barat dan Ciliwung Lama. Ahok juga mengubah disposisi buka tutup pintu air untuk mempercepat aliran air.
 
"Selalu saya disposisi, buka pintu air kalau sudah menyentuh 100 cm. Kamu lihat sekarang Gajahmada, Hayam Wuruk, Istiqlal tidak begitu kencang airnya," ujar Ahok.
 
Sebelumnya, untuk buka tutup pintu air harus melalui disposisi dan birokrasi yang sangat panjang. Disposisi mulai dari camat hingga gubernur. Cara ini bisa membikin Jakarta banjir tiba-tiba. Padahal, buka tutup pintu sangat memengaruhi ketinggian air.
 
Ahok memotong birokrasi tersebut dengan memerintahkan semua pintu air dibuka meski ketinggian masih 100 cm. Air juga dipecah ke banyak sungai dan tak tidak selalu berpatokan pada aliran air. "Sekarang pintu air dari Ciliwung kami selalu buka," kata  Ahok.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>