Papan penunjuk toilet khusus ojek online di Mal Puri Indah. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Papan penunjuk toilet khusus ojek online di Mal Puri Indah. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Menengok Toilet Khusus Ojek Online Mal Puri Indah

Nasional ojek online
Candra Yuri Nuralam • 20 Juli 2019 07:06
Jakarta: Puri Indah Mall sempat ramai diperbicangkan di jagat maya lantaran memisahkan toilet untuk ojek online (ojol) dengan pengunjung. Toilet ojek online disatukan dengan toilet karyawan.
 
Pantauan Medcom.id, Jumat, 19 Juli, toilet untuk ojek online ada di lantai 1 mal. Tepatnya, di samping toko buku Gramedia.
 
Tulisan pada tanda pemisah untuk toilet ojek online sudah tak terpasang. Tampak tulisannya menjadi 'toilet karyawan' dari yang sebelumnya ditulis 'toilet karyawan pengantar / ojol'.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, toilet untuk ojek online tetap dipisah. Pengemudi ojek online yang masuk ke mal harus menggunakan toilet karyawan. Toilet untuk ojek online dipisah untuk laki-laki dan perempuan.
 
"Disana, pakainya toilet yang kiri yang tulisannya karyawan," kata Satpam yang berjaga di dekat lokasi, Andri.
 
Toilet untuk ojek online sangat berbeda dengan toilet pengunjung. Misalnya, pintu toilet ojek online tidak menutupi secara penuh. Untuk ukuran orang dewasa akan terlihat bagian kepalanya dari luar toilet.
 
Toilet ojek online hanya punya dua urinear, sebuah wastafel biasa, kaca ukuran kecil, dan dua bilik toilet jongkok dengan tangga saat memasukinya. Ruangan toilet terbilang sempit, tidak bisa dimasuki banyak orang.
 
Untuk kebersihannya pun berbeda. Jika dibandingkan dengan toilet pengunjung, toilet ojek online sedikit kotor. Warna urinear agak sedikit tak sebersih toilet pengunjung.
 
Fasilitas pun berbeda. Di dalam toilet ojek online tidak ada mesin pengering tangan dan tisue yang biasa ada di dekat wastafel. Untuk mengeringkan, hanya menggunakan sebuah lap yang digantungkan di dekat kaca.
 
Menanggapi kebijakan mal ini, seorang pengemudi ojek online, Anggara, merasa tidak terlalu keberatan. Dia mengerti kebijakan itu diberlakukan agar pengunjung mal tidak terganggu.
 
"Mungkin dipisah karena ojek online suka lama. Ojol memang suka lama kalau pakai toilet, kalau toilet karyawan kan enggak terlalu ramai," kata Anggara.
 
Menurut dia pemisahan toilet ojol dengan toilet pengunjung bukan hal yang harus dibesarkan. Kebijakan itu, menurutnya sudah pasti dipikirkan dengan baik oleh pihak mal.
 
"Ambil positifnya saja, kita lihat dari fungsi toiletnya juga. Kalau memang toilet itu untuk mempersingkat waktu ya baik-baik saja," kata Anggara.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif