Kawasan Kalijodo (Foto: Antara/Muhamad Adimaja)
Kawasan Kalijodo (Foto: Antara/Muhamad Adimaja)

Warga Kalijodo Tak Miliki Sertifikat Tanah

Nasional penggusuran kalijodo
Wanda Indana • 18 Februari 2016 14:15
medcom.id, Jakarta: Warga Kalijodo, Jakarta Barat yang tinggal di zona hijau diketahui tidak memiliki sertifikat tanah. Mereka terbukti tinggal puluhan tahun di atas lahan negara.
 
Asisten Pemerintahan Jakarta Barat Denny Ramdany mengatakan, pihaknya telah mendatangi rumah-rumah warga di Kalijodo. Dirinya memberikan surat peringatan pertama (SP1) berisi imbauan kepada warga untuk mengosongkan rumahnya.
 
"Ini (SP1) waktunya itu adalah 7x24 jam (seminggu)," kata Denny di kawasan Kalijodo, di RT 07 RW 10, Penjaringan, Jakarta Barat, Kamis (18/2/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Denny menjelaskan, di wilayahnya ada 86 Kepala Keluarga (KK) dan 105 bangunan yang terkena penggusuran. Bagi warga yang sudah mendaftar dan bersedia direlokasi akan ditempatkan ke rumah susun.
 
"Pemprov DKI sudah berjanji memberikan rusun bagi warga yang memiliki KTP DKI. Total sudah ada 18 KK yang mengajukan hari ini," katanya.
 
Denny mengungkapkan, semua warga Kalijodo di wilayahnya tidak memiliki sertifikat tanah. Dia bilang, warganya akan dipindahkan ke rmah susun sewa Marunda dan Pulo Gebang. "Tidak ada satu pun warga yang memiliki sertifikat di sini," ujar Denny.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengembalikan fungsi lahan Kalijodo sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Di lahan itu akan dibangun taman bermain anak dengan segala fasilitasnya.
 
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berupaya mengangkat martabat warga yang selama ini tinggal di wilayah yang identik dengan prostitusi dan perjudian itu. “Anak-anak kita yang tinggal di sana harus diselamatkan. Kami berupaya mengangkat harkat dan martabat warga. Sebagai kepala daerah, itu bagain dari kewajiban saya,” ujarnya.
 
Menurut Ahok, dengan merelokasi warga ke rumah susun, maka kesejahteraan warga lebih terjamin. Sebab, rumah susun yang mereka tempati tidak kumuh, anak-anak bisa bermain di taman bermain yang sudah disediakan.

 
(FZN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif