Sejumlah petugas tengah mengatur lalu lintas dan menutup akses ke Jalan Tubagus Angke, Sabtu (20/2/2016). MTVN/Damar Iradat.
Sejumlah petugas tengah mengatur lalu lintas dan menutup akses ke Jalan Tubagus Angke, Sabtu (20/2/2016). MTVN/Damar Iradat.

Lancarkan Operasi Pekat, Akses Menuju Jalan Tubagus Angke Ditutup

Damar Iradat • 20 Februari 2016 06:34
medcom.id, Jakarta: Polisi menggelar operasi penyakit masyarakat di kawasan Kalijodo. Untuk mengoptimalkan operasi, akses jalan menuju Jalan Tubagus Angke pun ditutup.
 
Pantauan Metrotvnews.com, akses dari arah Grogol Jakarta Barat dan arah kawasan Kota Tua telah ditutup, Sabtu (20/2/2016). Aparat gabungan dari Polisi, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja juga bersiaga di lokasi.
 
Warga yang tengah beraktivitas di Pasar Jembatan Dua, Angke, Jakarta Barat pun mengerebungi lokasi. Mereka heran dengan aktivitas tidak biasa tersebut. Saat ini, seluruh personil sudah menempati posnya masing-masing. Beberapa petugas juga sudah masuk ke dalam kawasan Kalijodo.

Seperti diketahui, sekitar 6 ribu lebih petugas gabungan akan melaksanakan operasi penyakit masyarakat hari ini. Kapolda Metro Irjen Pol Tito Karnavian menyebut, penertiban dilakukan karena kepolisian menganggap ada sejumlah pelanggaran hukum di Kalijodo. Seperti peredaran minuman keras ilegal, senjata tajam, premanisme, dan diduga juga ada peredaran narkoba.
 
Senjata tajam akan menjadi sasaran utama dalam operasi ini. Tito mengingatkan petugas untuk tak berbuat gegabah dan lebih mengutamakan dialog dalam operasi ini.
 
"Kalau ada resistensi, jelaskan apa yang kita lakukan ini," tuturnya.
 
Dalam operasi ini terdapat 600 personil TNI yang ikut ambil bagian. Sedangkan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2.492 personil, Satgasda 2.732 personil, dan Satgasres 700 personil. Total 6.524 personil yang bergerak menuju kawasan Kalijodo.
 
Seperti diketahui, rencana penggusuran Kalijodo semakin dekat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah memberikan Surat Peringatan (SP) 1 ke warga Kalijodo. Penolakan untuk direlokasi juga terus terjadi. Kemarin, warga Kalijodo bahkan mendatangi Gedung DPRD DKI Jakarta untuk meminta difasilitasi berdialog dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan