Sandiaga Ingin Pedagang Tanah Abang Berjualan Mobile Saat Ramadhan

Muhammad Al Hasan 13 Mei 2018 05:37 WIB
tanah abang
Sandiaga Ingin Pedagang Tanah Abang Berjualan Mobile Saat Ramadhan
Sejumlah pedagang kaki lima dan warga memadati kawasan Pasar Tanah Abang di Jakarta, Sabtu (6/7). ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf.
Jakarta: Pemprov DKI terus menggodog formula pengelolaan pedagang musiman yang kerap muncul jelang bulan Ramadhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Wakil Gubernur Sandiaga Uno menginisiasi jualan bergerak bagi mereka.

"Jadi kalau mereka mendapatkan mereka harus berbagi. Jadi jangan hanya mereka sendiri. Mereka harus berbagi dan itu moving around. Sistemnya itu makanya harus mobile," kata Sandi saat ditemui di rumah Fauzi Bowo, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Sabtu, 12 Mei 2018.

Ide ini Sandi klaim sebagai langkah out of thebox menghadapi membeludaknya jumlah pedagang itu. Ia ingin mendorong pedagang saling berbagi keuntungan selama Ramadhan.


"Jadi jangan karena udah dapat lapak, itu dia pegang terus di situ selama bulan suci Ramadhan. Kan kasihan masih banyak yang ingin berdagang di sana," ungkap Sandi

Sandi kembali mengatakan, nantinya pedagang diatur berdasarkan jam. Menurut Sandi, ide ini diadopsi dari luar negeri.

"Di luar negeri itu mereka diatur berdasarkan jamnya, mereka bisa ke sini, terus kalau mau terus dia harus pindah ke tempat lain. Dan itu seperti kaya caravan gitu lho, pindah-pindah dan sistemnya pop up," jelas Sandi.

Sandi menyebut penataan jualan ini akan dilakukan bekerja sama dengan dinas UMKM dan TransJakarta. Mereka dipercaya menyusun teknis dan menentukan teknis jalannya jualan mobile.

Pedagang harus siap bila harus dipindah. Sementara sandi memang belum menegaskan kemana saja titik itu akan di sebar namun ia menyebut beberapa titik yang diprediksi bakal diminati banyak pedagang selama Ramadhan. Di antaranya, Taman Kota Intan, dan Kota Tua.

"Dan mereka kita tugaskan misalnya ada beberapa tempat yang kosong. Baik di Tanah Abang sendiri maupun di luar Tanah Abang seperti di Kota Tua di Taman Kota Intan. Dan mereka harus siapkan kemampuan mereka untuk berpindah-pindah tempat ke tempat yang lain," pungkas Sandi.



(DEN)