Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno-Metrotvnews.com/Lis Pratiwi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno-Metrotvnews.com/Lis Pratiwi

Eksekusi Gubuk Liar, Sandi: Ini Bagian dari Menata Tanah Abang

LB Ciputri Hutabarat • 13 November 2017 09:15
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan pihaknya mengeksekusi gubuk liar di Jalan Inspeksi Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sandi mengatakan sosialisasi sudah lama dilaksanakan.
 
"Ini bagian dari kami menata Tanah Abang dan itu sudah mulai dirapikan hari ini," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 13 November 2017.
 
Sandi menerangkan, masyarakat yang tinggal di gubuk liar sudah mulai mengemas barang berharganya. Dia mengatakan masyarakat sudah cukup sadar dengan sosialisasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Tentunya sosialisasi ini sudah cukup selama seminggu dan jalan itu dipakai untuk mengeruk kendaraan pemerintah pusat," jelas Sandi.
 
Baca: Penertiban Perdana Era Anies-Sandi Dijamin Santun
 
Nantinya jalur inspeksi tersebut akan dibenahi agar alat berat bisa melewati kawasan tersebut. Alat berat bisa dimasukkan untuk berjaga-jaga membenahi BKB saat hujan turun.
 
"Untuk memastikan karena ini kan curah hujan sudah semakin meningkat. Teman-teman dari Dishub dan Wali Kota sekarang standby," tutup dia.
 
Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan menertibkan 130 gubuk liar di KBB, Senin 13 November 2017. Pemkot Jakarta Pusat menilai seluruh gubuk harus ditertibkan karena berdiri di atas akses Fasilitas Umum.
 
Kasatpol PP Jakarta Pusat, Rahmat Lubis mengatakan rencana penataan sesuai dengan hasil rapat Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede yang dilakukan pada Kamis 9 November 2017.
 
Ratusan petugas akan diterjunkan dalam penataan kawasan tersebut. Mulai dari unsur Satpol PP, TNI, Polri, dan UKPD.
 
Sebelumnya, kata Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengatakan, gubuk liar di bantaran KBB dianggap berpotensi menyebabkan berbagai masalah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>