Danau buatan di Rawa Badak, Jakarta - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Danau buatan di Rawa Badak, Jakarta - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Warga Jakarta Diminta Hemat Air

Nasional kekeringan
Antara • 10 Juli 2019 13:30
Jakarta: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Subejo meminta warga menggunakan air dengan efisien dan seperlunya. Ini untuk menghadapi potensi kekeringan di musim kemarau. 
 
"Gunakan air seperlunya saja dengan bijaksana dan seperlunya, intinya adalah hemat air," kata Subejo dikutip dari Antara, Rabu, 10 Juli 2019. 
 
Subejo mengungkapkan untuk mengantisipasi kekeringan, BPBD DKI sudah melakukan pengawasan dengan berkoordinasi dengan aparat wilayah setempat. Masyarakat diminta melapor bila mengalami kekeringan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti kami memberikan bantuan, misalnya dengan mengirimkan tangki-tangki air," tutur dia. 
 
(Baca juga: Ini Wilayah Jakarta yang Berpotensi Kekeringan)
 
Subejo mengaku kekeringan belum memberikan dampak di wilayah Jakarta. Kekeringan, kata dia, masih dalam status aman terhadap ancaman kekurangan air bersih. 
 
"Kalau untuk Jakarta sebetulnya dampaknya belum serius, mungkin hanya beberapa daerah tertentu. Daerah yang belum masuk jaringan PDAM, yang masih pakai sumur," tambah dia. 
 
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(BMKG) memperkirakan puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus 2019 dengan sebagian besar wilayah di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara memiliki potensi kekeringan meteorologis atau iklim. BMKG juga sudah menetapkan status siaga ke beberapa wilayah yang sudah mengalami hari tanpa hujan lebih dari 31 hari dengan prospek curah hujan yang rendah, termasuk salah satunya wilayah Jakarta Utara. 
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif