Anak Jalanan Tersebar di 267 Titik Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswdan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu, 28 November 2018.
Bandung: Sebanyak 267 titik di Jakarta masuk peta rawan anak jalanan (anjal). Pembinaan terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi jumlah anjal.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut pihaknya rutin membina anjal. Pembinaan lebih dipilih ketimbang memindahkan atau mengembalikan anjal ke daerah asal.

"Jadi bukan memindahkan mereka tetapi justru membina membuat mereka bisa belajar dengan baik, bisa hidup mandiri," ujar Anies di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu, 28 November 2018.


Anjal tersebut adalah penerus bangsa yang menjadi tanggung jawab bersama guna menyiapkan mereka agar bisa hidup mandiri, bahagia dan mampu meraih cita-cita. Anies pun akan terus mendorong anggaran agar bisa membina para anjal.

"Dan kita miliki petugas banyak sekali yang menjangkau membina mereka. Jadi meskipun anggaran itu besar tapi kalau kerjanya tidak optimal untuk warga apa gunanya?" urainya.

Pemprov DKI mendapat penghargaan dari Kementerian Sosial (Kemensos) pada kegiatan Jambore Ceria Anak Indonesia Tahun 2018, di Gedung sate, Kota Bandung, Rabu 28 November 2018. "Kami bersyukur karena provinsi satu-satunya provinsi hari ini yang mendapatkan penghargaan itu," lanjut Anies.

Anies berharap DKI Jakarta menjadi provinsi percontohan untuk diikuti daerah lainnya, terutama dalam penanggulanganan anak jalanan. "Karena Jakarta satu-satunya provinsi yang dapat penghargaan ini untuk bisa jadi rujukan," pungkasnya.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id