medcom.id, Jakarta: Sopir metromini masih membandel meskipun Terminal Manggarai, Jakarta Selatan, sudah diresmikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dua hari silam. Hingga Jumat (18/4/2014), masih banyak sopir yang menunggu calon penumpang alias ngetem di luar terminal.
"Ya sementara karena areal terminal terbatas, di depan (menujuk sisi luar terminal) ngetem sebentar, terus jalan. Tapi masih ada satu dua yang bandel," ujar petugas terminal, Ahmad Darwin, di Terminal Manggarai, Jakarta Sekatan, Jumat (18/4/2014). Namun demikian, para sopir masih bisa diatur dan diperingatkan.
Dari pantauan Metrotvnews.com, terminal yang menghabiskan dana APBD sebanyak Rp12,5 miliar memberikan kenyamanan dan kemudahan untuk penumpang. Misalnya eskalator, foodcourt, toilet, musala, dan lift.
Rencananya, Terminal Manggarai menjadi percontohan terminal yang diintegrasikan dengan stasiun kereta api. Konsepnya berbentuk mezzanie atau pemisahan jalur orang dan kendaraan. Tujuannya yaitu memudahkan akses penumpang dan transportasi umum.
Ada tiga jalur yang beroperasi di terminal tersebut. Jalur 1 untuk metromini no 62 jurusan Pasar Minggu-Manggarai. Jalur dua untuk Kopaja 66 jurusan Blik M-Mannggarai. Kemudian jalur 3 untuk mikrolet U23.
medcom.id, Jakarta: Sopir metromini masih membandel meskipun Terminal Manggarai, Jakarta Selatan, sudah diresmikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dua hari silam. Hingga Jumat (18/4/2014), masih banyak sopir yang menunggu calon penumpang alias
ngetem di luar terminal.
"Ya sementara karena areal terminal terbatas, di depan (menujuk sisi luar terminal)
ngetem sebentar, terus jalan. Tapi masih ada satu dua yang bandel," ujar petugas terminal, Ahmad Darwin, di Terminal Manggarai, Jakarta Sekatan, Jumat (18/4/2014). Namun demikian, para sopir masih bisa diatur dan diperingatkan.
Dari pantauan
Metrotvnews.com, terminal yang menghabiskan dana APBD sebanyak Rp12,5 miliar memberikan kenyamanan dan kemudahan untuk penumpang. Misalnya eskalator, foodcourt, toilet, musala, dan lift.
Rencananya, Terminal Manggarai menjadi percontohan terminal yang diintegrasikan dengan stasiun kereta api. Konsepnya berbentuk mezzanie atau pemisahan jalur orang dan kendaraan. Tujuannya yaitu memudahkan akses penumpang dan transportasi umum.
Ada tiga jalur yang beroperasi di terminal tersebut. Jalur 1 untuk metromini no 62 jurusan Pasar Minggu-Manggarai. Jalur dua untuk Kopaja 66 jurusan Blik M-Mannggarai. Kemudian jalur 3 untuk mikrolet U23.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)