Buku-buku yang mengajarkan ekstremisme-----MTVN/Arga
Buku-buku yang mengajarkan ekstremisme-----MTVN/Arga

Buku TK Berbau Ekstremisme Baru Digunakan 4 Bulan

Nasional ekstremisme
Arga sumantri • 21 Januari 2016 17:39
medcom.id, Depok: Dinas Pendidikan Kota Depok menyebut buku Taman Kanak-kanak (TK) berbau ekstremisme di Depok, belum lama beredar. Buku itu baru digunakan saat memasuki tahun ajaran baru.
 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Herry Pansila mendapati keterangan tersebut dari pemilik TK. Sang pemilik bilang, buku baru digunakan empat bulan.
 
"Sudah empat bulan. Sejak tahun ajaran baru kemarin," kata Herry kepada Metrotvnews.com, Kamis (21/1/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Herry mengklaim sudah menarik peredaran buku tersebut. Dia bilang, ada ratusan buku yang disita. "35 set dikalikan lima jilid (175 buku)," ungkap Herry.
 
Gerakan Pemuda (GP) Ansor mendapati laporan beredarnya buku TK berbau radikalisme itu, Selasa kemarin. Sekjen GP Ansor Adung Abdurrochman memprediksi buku tersebut sudah lebih dari tiga tahun.
 
Selain keterangan pelapor, kata Adung, indikasi lama beredarnya buku tersebut lantaran sudah terbit beberapa edisi. "Kondisi bukunya juga usang, lecek," kata Adung kepada Metrotvnews.com.
 
Buku berbau ekstremis keagamaan ini dikemas dalam bentuk metode belajar membaca praktis berjudul 'Anak Islam Suka Membaca'. Di dalamnya terdapat 32 kalimat yang mengarahkan kepada tindakan radikalisme, di antaranya sabotase, gelora hati ke Saudi, bom dan sahid di medan jihad.
 
Selain itu, ada kalimat dan kata-kata yang mengandung ekstremisme seperti 'rela mati bela agama', 'gegana ada di mana', 'bila agama kita dihina kita tiada rela'.
 
(TII)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif