medcom.id, Jakarta: Sekuriti Gedung Multi Meranti Graha di Jalan Radin Inten, Duren Sawit, Jakarta Timur, Supriatna Maulana, 33, mengalami luka cukup parah. Sekujur tubuhnya mengalami luka terkena pecahan kaca. Saat terjadi ledakan ia tengah berjaga.
Humas Rumah Sakit Islam Pondok Kopi Didin Sahidin mengatakan, Maulana menderita luka cukup parah. Sekuriti ini masih dalam perawatan intensif pihak rumah sakit.
"Korban ledakan saat ini sedang dalam perawatan karena mengalami luka cukup serius," kata Didin kepada pewarta, Senin (16/11/2015).
Menurut Didin, badan Maulana mengalami luka sobek di bagian dada depan. Selain itu, luka sobek juga dialami pada kaki kanan dan kaki kiri . "Korban juga mengalami luka lecet di tangan kanan," imbuhnya.
Didin mengatakan, saat ini Maulana juga telah menjalani pemeriksaan darah dan juga telah di rontgen. "Hasilnya belum diketahui," ucapnya.
Pelemparan granat ke Gedung Multi Meranti Graha sekitar pukul 03.30 WIB. Pemicu ledakan tersebut diduga sama seperti kasus yang terjadi di mall Alam Sutera, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini polisi masih mengejar orang yang diduga meledakan granat. Anton memastikan pelaku bukan jaringan terorisme. Pelaku diduga melempar granat dari luar gedung karena pemantik granat ditemukan di luar gedung.
medcom.id, Jakarta: Sekuriti Gedung Multi Meranti Graha di Jalan Radin Inten, Duren Sawit, Jakarta Timur, Supriatna Maulana, 33, mengalami luka cukup parah. Sekujur tubuhnya mengalami luka terkena pecahan kaca. Saat terjadi ledakan ia tengah berjaga.
Humas Rumah Sakit Islam Pondok Kopi Didin Sahidin mengatakan, Maulana menderita luka cukup parah. Sekuriti ini masih dalam perawatan intensif pihak rumah sakit.
"Korban ledakan saat ini sedang dalam perawatan karena mengalami luka cukup serius," kata Didin kepada pewarta, Senin (16/11/2015).
Menurut Didin, badan Maulana mengalami luka sobek di bagian dada depan. Selain itu, luka sobek juga dialami pada kaki kanan dan kaki kiri . "Korban juga mengalami luka lecet di tangan kanan," imbuhnya.
Didin mengatakan, saat ini Maulana juga telah menjalani pemeriksaan darah dan juga telah di rontgen. "Hasilnya belum diketahui," ucapnya.
Pelemparan granat ke Gedung Multi Meranti Graha sekitar pukul 03.30 WIB.
Pemicu ledakan tersebut diduga sama seperti kasus yang terjadi di mall Alam Sutera, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini polisi masih mengejar orang yang diduga meledakan granat. Anton memastikan pelaku bukan jaringan terorisme. Pelaku diduga melempar granat dari luar gedung karena pemantik granat ditemukan di luar gedung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)