NEWSTICKER
ilustrasi. Foto: MI/Pius Erlangga
ilustrasi. Foto: MI/Pius Erlangga

Jam Operasional MRT Kembali Normal

Nasional mrt Virus Korona virus corona
Insi Nantika Jelita • 17 Maret 2020 09:53
Jakarta: Corporate Secretary PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Muhammad Kamaluddin menyampaikan jam operasional moda raya terpadu kembali normal. Kebijakan ini hasil evaluasi dan arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait layanan transportasi publik dalam menghambat penyebaran virus korona (covid-19).
 
"Mulai hari ini waktu operasi untuk hari kerja kembali dimulai pukul 05.00 WIB-24.00 WIB, dengan 16 rangkaian kereta atau termasuk 2 rangkaian cadangan," kata Kamaluddin di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.
 
Selang waktu keberangkatan kereta MRT yakni lima menit pada waktu sibuk seperti pukul 07.00-09.00 WIB dan 17.00-19.00 WIB. Sedangkan selang waktu keberangkatan kereta 10 menit di luar waktu sibuk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PT MRT Jakarta juga menerapkan social distancing atau pembatasan interaksi sosial satu dengan yang lain. Penumpang selama berada di area stasiun dan di dalam kereta harus berjarak minimal satu meter.
 
"Termasuk ketika pada saat mengantri, baik di luar maupun di dalam stasiun," ujarnya.
 
Baca:Penumpang Diimbau Tetap Jaga Jarak Antre
 
PT MRT Jakarta tetap menerapkan pembatasan 60 orang per kereta atau 360 orang per rangkaian. Penumpang diharapkan selalu mengikuti arahan petugas MRT Jakarta di stasiun.
 
Kamal menyebut protokol pencegahan penyebaran covid 19 juga terus diterapkan. Misalnya, pemeriksaan suhu tubuh calon penumpang serta mengimbau pemakaian hand sanitizer.
 
"Penumpang juga diimbau dapat menjaga kesehatan dan kebersihan diri sebagai bagian dari upaya bersama menekan laju penyebaran covid 19," ucap Kamal.
 
Jam operasional MRT sempat dibatasi dari pukul 05.00-18.00 WIB pada Senin, 16 Maret 2020. Kebijakan dalam rangka mencegah upaya penyebaran covid-19 ini juga diberlakukan terhadap Lintas Rel Terpadu (LRT) dan Transjakarta. Imbasnya, terjadi penumpukan penumpang dan antrean mengular di tempat pemberhentian tiga moda transportasi itu.
 
Presiden Joko Widodo pun meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap menyediakan layanan transportasi umum di tengah wabah korona.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif