Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Penyalahgunaan Sabu dan Ganja Meningkat 60 Persen Selama Pandemi

Nasional narkoba dki jakarta ganja sabu
Christian • 27 Juni 2020 01:11
Jakarta: Penyalahgunaan sabu dan ganja meningkat 60 persen selama pandemi korona (covid-19). Peningkatan terjadi sejak Maret 2020 hingga kini.
 
"Selama pandemi covid-19 kita banyak mengungkap pengiriman narkoba lewat ekspedisi. Kita tangkap empat jaringan narkoba besar melalui ekspedisi," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta Brigjen Pol Tagam Sinaga di Jakarta, Jumat, 26 Juni 2020.
 
Dia tak memerinci peningkatan. Tagam membeberkan dua obat terlarang jadi favorit selama pandemi, dibandingkan jenis ekstasi. Permintaan obat berbentuk pil itu menurun karena tempat hiburan ditutup.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Kapolda Metro: Permintaan Narkoba Meningkat Selama Pandemi
 
Kepala Seksi Penyidikan BNNP DKI Jakarta Kompol Amir Nawawi membeberkan ganja dan sabut banyak dikirim dari luar negeri. Misalnya ganja cair dari Belanda dan Amerika.
 
Pihaknya mengungkap kasus pengiriman ganja cair asal Amerika. Penerima ganja cair merupakan mahasiswa yang sebelumnya berkuliah di negeri paman sam itu.
 
"Mahasiswa itu dia ngirim lewat ekspedisi dan didapat oleh kami," ucap Amir.
 
Dalam hal ini, BNN Provinsi DKI Jakarta mengetatkan kerja sama dengan berbagai pihak. Termasuk kantor ekspedisi pengiriman barang hingga pihak sekuriti di apartemen ataupum perumahan.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif