Ilustrasi Ancol. Medcom.id
Ilustrasi Ancol. Medcom.id

SK Reklamasi Ancol Dinilai Cacat Hukum

Nasional pemprov dki Taman Impian Jaya Ancol
Sri Yanti Nainggolan • 07 Juli 2020 20:52
Jakarta: Anggota Komisi B DPRD DKI Gilbert Simanjuntak menilai Surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020 tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol cacat hukum. Tidak ada dasar hukum dari aturan tersebut. Seharusnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Zonasi.
 
"SK Gubernur Nomor 237 Tahun 2020 tentang Reklamasi Ancol dan Dufan haruslah didasari oleh Perda Tentang RDTR dan Zonasi," kata Gilbert saat dikonfirmasi, Selasa, 7 Juli 2020.
 
Menurut dia, SK Gubernur itu mengacu pada tiga aturan yang tak tepat. Yakni UU Nomor 29 Tahun 2007 tentang Keistimewaan DKI, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, dan UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Padahal SK ini mengenai zonasi," ujar dia.
 
Gilbert menjelaskan Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang RDTR dan Zonasi juga tak menyebut akan ada perluasan untuk kawasan Ancol. Aturan itu hanya mengatur soal perluasan Dufan. Revisi zonasi dalam Perda itu juga telah ditarik oleh Anies.
 
"Perluasan reklamasi Ancol 120 hektare dan Dufan 35 hektare yang hanya didasarkan Kepgub, dan ini jelas salah," kata dia.
 
Baca: Reklamasi Ancol Dianggap Matikan Nelayan Teluk Jakarta
 
Gilbert menilai Anies harus membatalkan SK Gubernur soal perluasan Ancol dan Dufan tersebut. Anies diminta membuat aturan yang benar agar tak menjadi contoh buruk bagi kepala daerah yang lain.
 
"Sebaiknya SK tersebut batal karena cacat hukum, dan perlu ketegasan dari Mendagri (Tito Karnavian) agar tidak menjadi contoh buruk yang bisa diikuti kepala daerah yang lain. Dirasa perlu belajar membuat SK yang benar," ujar dia.
 

(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif