Rumah ibadah di Kalijodo. Foto: MTVN/Wanda Indana
Rumah ibadah di Kalijodo. Foto: MTVN/Wanda Indana

Rumah Ibadah Terancam Digusur, Keluarga Ini Bingung Tinggal di Mana

Wanda Indana • 18 Februari 2016 19:36
medcom.id, Jakarta: Sebuah rumah ibadah di Kalijodo juga masuk dalam daftar bangunan yang akan digusur. Kabar tersebut membuat Ani, 65, stres.
 
Sebab, selama ini Ani tinggal di rumah ibadah itu. Menurutnya, rumah ibadah bercat putih ini berdiri sejak 1960.
 
"Saya tinggal di sini sudah sejak kecil," kata dia kepada Metrotvnews.com di Kalijodo, Jakarta Utara, Kamis (18/2/2016).

Ani menceritakan, pamannya membeli tanah kuburan untuk membangun rumah ibadah. Saat itu, Kalijodo masih sepi.
 
Ternyata, bangunan di Kalijodo berdiri di atas lahan hijau, kawasan untuk penghijauan tanaman. Kebijakan ini bagian upaya menambah ruang terbuka hijau di Ibu Kota yang saat ini baru 9,8 persen.
 
Selama ini, bangunan di Kalijodo untuk bisnis prostitusi, bar, dan kafe yang menjual minuman keras. Dampak buruk dari bisnis ini luar biasa.
 
Beberapa waktu silam, Riki, seorang pria yang mengendarai Toyota Fortuner berpenumpang delapan orang, menabrak pengendara sepeda motor di Daan Mogot.
 
Rombongan ini diketahui sepulang dari pesta minuman keras di Kalijodo. Pemerintah berusaha mengembalikan fungsi lahan hijau di Kalijodo sejak 2010, namun selalu menemui hambatan.
 
Kecelakaan Fortuner menguatkan niat Pemerintah DKI Jakarta meratakan bangunan di daerah itu. Pemerintah sudah menyiapkan beberapa rumah susun untuk warga Kalijodo.
 
Tapi bagi Ani, tidak ada alasan pemerintah bisa menggusur rumah ibadah. Ia mengaku stres memikirkan akan tinggal di mana setelah digusur.
 
"Kalau mau nyuruh orang pindah pakai ini (Ani menunjuk kepalanya)," ujar dia.
 
Penggusuran bangunan di Kalijodo mungkin dalam waktu dekat. Sebab, hari ini pemerintah sudah melayangkan surat peringatan 1 kepada warga.
 
Dengan surat peringatan 1, pemerintah berharap warga mengsongkan sendiri bangunan mereka.  
 
"Bilang mau dikosongin satu minggu, mau pindah ke mana? Kalau mereka kasih saya kunci rumah susun, hari ini juga saya pindah. Tapi ini saya belum dapat kunci," kata Ani sedikit menjerit.
 
Yang membuat Ani sedih karena Desi, 31, anak keduanya sedang hamil tua. Desi dan suaminya juga tinggal di rumah ibadah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan