Ilustrasi siswa belajar di ruang kelas. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi siswa belajar di ruang kelas. Medcom.id/M Rizal

Kebijakan Sekolah Tatap Muka Dipastikan Berdasarkan Data

Nasional dki jakarta Virus Korona pemprov dki sekolah Pembelajaran Daring
Theofilus Ifan Sucipto • 24 November 2020 12:53
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, memastikan pembukaan sekolah tatap muka berdasarkan data dan kajian ketat. Wacana pembelajaran tatap muka bakal memperhatikan protokol kesehatan dan faktor lain.
 
“Sekalipun dimungkinkan dibuka, kami akan melihat situasi, kondisi, angka-angka, fakta-fakta, dan data penyebaran covid-19 di DKI Jakarta,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa, 24 November 2020.
 
Riza mengatakan pembukaan sekolah tatap muka bukan perkara mudah. Perlu ada regulasi serta fasilitas pendukung seperti wastafel dan alat pengukur suhu tubuh. Pemprov DKI dan sekolah juga harus menyusun teknis menjaga jarak serta pembagian jam masuk siswa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Yang tidak kalah penting adalah kesiapan dari siswa itu itu sendiri. Termasuk izin dari para wali murid,” terang politikus Partai Gerindra itu.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut Riza telah meminta Dinas Kesehatan DKI menyiapkan regulasi serta sarana dan prasarana terkait sekolah tatap muka. Dia menegaskan sekolah tatap muka belum dilakukan dalam waktu dekat.
 
Baca: Anies Komunikasikan Pembukaan Sekolah untuk Tahun Depan
 
Pemprov DKI belum memastikan pembalajaran tatap muka dapat dimulai pada 2021. Kebijakan tersebut masih menunggu kesiapan setiap elemen dan melihat perkembangan wabah di Ibu Kota.
 
Pelaksanaan sekolah tatap muka, kata Riza, tidak mungkin dipaksakan. Dia mafhum orang tua mengkhawatirkan kesehatan dan keamanan anaknya.
 
“Kalau wali murid tidak mengizinkan, maka sekalipun sekolah dibuka, diperbolehkan anak itu tidak dilakukan (sekolah tatap muka),” tutur Ariza.
 
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana, menyebut pihaknya siap jika sekolah di Jakarta kembali menjalankan pembelajaran tatap muka. Namun, mekanisme pembukaan sekolah menunggu regulasi khusus dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
 
Sementara itu, dewan meminta Pemprov DKI Jakarta tidak gegabah membuka sekolah. Wacana tersebut harus melihat perkembangan covid-19. Pemprov DKI juga didesak berkolaborasi dengan banyak pihak.
 
“Harus dilakukan dengan tahapan-tahapan sehingga tidak buru-buru harus masuk kelas dan tatap muka,” kata anggota Komisi E DPRD DKI, Solikhah, kepada Medcom.id.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif