medcom.id, Jakarta: Polisi terus mendalami kasus pelecehan seksual terhadap siswa taman kanak-kanak Jakarta International School, AK, yang menjadi korban pelecehan seksual petugas kebersihan sekolah. Rabu (16/4/2014), polisi akan memeriksa kejiwaan para tersangka.
"Hari ini kita periksa psikologinya oleh psikolog dan kesehatan di Pusdokkes Polri," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, ketika hadir dalam acara 8-11 Metro TV, Jakarta, Selasa.
Menurut dia, polisi ingin memperkuat dugaan penyimpangan seksual pada kedua tersangka yang menyodomi AK. Sebab, ada kemungkinan keduanya pernah mengalami pelecehan seksual di masa lalu.
"Biasanya mereka juga pernah mengalami hal sama. Ini berhubungan dengan perilaku mereka saat ini," kata Rikwanto.
Jika ternyata mereka pernah menjadi korban pelecehan seksual, lanjut dia, ini tidak akan mengurangi hukuman yang bersangkutan. Tes ini hanya memperkuat dugaan tentang penyimpangan seksual pelaku.
Sebelumnya, Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni AI dan FI yang merupakan petugas kebersihan JIS. Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah diketahui mengidap virus dan bakteri yang sama dengan di dubur korban.
Sementara, AF, wanita petugas kebersihan JIS juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga membantu dua tersangka lain dalam melakukan aksinya.
medcom.id, Jakarta: Polisi terus mendalami kasus pelecehan seksual terhadap siswa taman kanak-kanak Jakarta International School, AK, yang menjadi korban pelecehan seksual petugas kebersihan sekolah. Rabu (16/4/2014), polisi akan memeriksa kejiwaan para tersangka.
"Hari ini kita periksa psikologinya oleh psikolog dan kesehatan di Pusdokkes Polri," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, ketika hadir dalam acara 8-11 Metro TV, Jakarta, Selasa.
Menurut dia, polisi ingin memperkuat dugaan penyimpangan seksual pada kedua tersangka yang menyodomi AK. Sebab, ada kemungkinan keduanya pernah mengalami pelecehan seksual di masa lalu.
"Biasanya mereka juga pernah mengalami hal sama. Ini berhubungan dengan perilaku mereka saat ini," kata Rikwanto.
Jika ternyata mereka pernah menjadi korban pelecehan seksual, lanjut dia, ini tidak akan mengurangi hukuman yang bersangkutan. Tes ini hanya memperkuat dugaan tentang penyimpangan seksual pelaku.
Sebelumnya, Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni AI dan FI yang merupakan petugas kebersihan JIS. Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah diketahui mengidap virus dan bakteri yang sama dengan di dubur korban.
Sementara, AF, wanita petugas kebersihan JIS juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga membantu dua tersangka lain dalam melakukan aksinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOB)