PDAM DKI Jakarta. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
PDAM DKI Jakarta. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Pasokan Air Jakarta Masih Aman

Nasional kekeringan
Ilham Pratama Putra • 30 Agustus 2019 15:42
Jakarta: Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) DKI Jakarta memastikan Jakarta tak akan kekurangan air di musim kemarau. Ketersediaan air dalam level aman.
 
"Level ketinggian air di Jatiluhur tersedia sebanyak 81 persen,” kata Manager Humas PDAM Jaya, Linda Nurhandayani, kepada Medcom.id, Jumat, 30 Agustus 2019.
 
Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, menjadi salah satu sumber air baku PAM Jaya yang terbesar untuk wilayah DKI. Dia menyebut tinggi air masih di atas batas minimum yakni 87,5 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, DKI Jakarta masih mendapat pasokan air lainnya. Ketersediaan air di DKI disokong daerah penyangga yang telah mendapat curah hujan.
 
“Air curah dari Tangerang pun masih relatif sesuai target yang diharapkan,” ujar dia.
 
Sisanya, PDAM Jaya memanfaatkan sumber air baku dari sungai-sungai yang ada di Jakarta. Ini di antaranya Kali Krukut dan Cengkareng Drain.
 
Saat ini, PDAM JAYA memproduksi air sebanyak 20.225 liter per detik dengan jumlah pelanggan sebanyak 871 ribu. Cakupan layanan PDAM JAYA sebesar 60 persen untuk wilayah DKI Jakarta.
 
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Jakarta dan Banten terancam kekeringan. Ibu Kota sudah berstatus awas.
 
"Data HTH (hari tanpa hujan) hingga 20 Agustus 2019 menunjukkan sebagian besar wilayah Banten dan DKI Jakarta mengalami deret hari kering lebih dari 20 hari, hingga lebih dari 60 hari," kata Kepala Stasiun Klimatologi Tangerang Selatan Sukasno, Kamis, 22 Agustus 2019.
 
Prakiraan peluang curah hujan pada dasarian III Agustus dan dasarian I September 2019 menunjukkan beberapa daerah bakal mengalami curah hujan sangat rendah. Curah hujan kurang dari 20mm/dasarian dengan peluang hingga lebih dari 90 persen.
 
"Kedua kondisi di atas memenuhi syarat untuk dikeluarkan peringatan dini," ujar dia.
 

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif