Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama. (Foto:Antara/Wahyu Putro)
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama. (Foto:Antara/Wahyu Putro)

Ahok Bantah Penertiban Kalijodo Pengalihan Isu Kasus Sumber Waras

Intan fauzi • 17 Februari 2016 12:13
medcom.id, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah penertiban kawasan Kalijodo sebagai upaya pengalihan isu kasus penyelidikan pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Ahok berharap masalah itu segera diungkap untuk mengetahui pelaku yang berada di balik kasus itu.
 
Ahok mengatakan, tudingan Wakil Ketua DPRD Abraham `Lulung` Lunggana itu tidak mendasar. Sebab, kasus RS Sumber Waras sudah masuk ranah hukum dan diselidiki Badan Pengawas Keuangan (BPK).  Terlambat jika penertiban Kalijodo dikaitkan dengan pengalihan isu.
 
“Justru saya nantang, BPK (bawa) ini ke hukum supaya semua pertanyaan bisa terungkap," kata Ahok, di Lapangan Makodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Rabu (17/2/2016).
 
Ahok mengingatkan Lulung untuk waspada jika suatu saat ditangkap KPK terkait pembelian Uninterruptable Power Supply (UPS). "Kalau KPK masih bisa ingat profesional, saudara Lulung mengatakan draf APBD yang asli mereka yang paraf," kata Ahok.
 
Ahok yakin Lulung memiliki tabiat buruk dalam pengadaan UPS senilai Rp12,1 triliun itu. "Itu sudah ada niat jahat. Tolong saudara Lulung, Anda harus belajar hukum baik-baik," ujarnya.
 
Sebelumnya, Lulung mengungkapkan, penertiban kawasan Kalijodo merupakan pengalihan isu. Bahkan, Lulung dan 50 anggota dewan lainnya berencana menyambangi KPK untuk memastikan kelanjutan kasus Sumber Waras.
 
“Ini ada apa dengan Kalijodo? Pengalihan isu Sumber Waras. Saya ingin dia (Basuki) cepat-cepat ditahan,” ujar Lulung, kemarin.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan