medcom.id Jakarta: Polres Jakarta Pusat masih mendalami kasus pegawai Transjakarta Siti Nurbaya dan kekasihnya Niko Adelai yang tewas tersetrum di Mangga Dua. Polisi telah meminta keterangan PT Transjakarta dan PLN untuk dimintai keterangan.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, pihaknya terus mendalami kasus ini dan masih memeriksa sejumlah saksi.
"Masih mendalami kasus ini. Kami sudah meminta keterangan saksi," kata Suyatno di Polres Jakarta Pusat, Jalan Kramat Raya, Jumat (29/1/2016).
Suyatno mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan PT Transjakarta dan PLN. "Kami belum bisa mengungkap siapa yang paling bertangungjawab atas kasus ini. Masih dalam penyelidikan. PLN dan Transjakarta sudah kami periksa untuk dimintai keterangan,” katanya.
Nurhayati dan Niko meninggal tersetrum listrik di sekitar halte di Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Pusat, Rabu dini hari 30 Desember 2015. Di bawah tanah lokasi korban tersetrum ada kabel PLN, penerangan jalan umum, dan Perusahaan Gas Negara.
Dugaan sementara, ada kabel yang terkelupas dan tergenang air. Genangan air menjadi konduktor listrik hingga keduannya tersengat listrik tegangan tinggi.
medcom.id Jakarta: Polres Jakarta Pusat masih mendalami kasus pegawai Transjakarta Siti Nurbaya dan kekasihnya Niko Adelai yang tewas tersetrum di Mangga Dua. Polisi telah meminta keterangan PT Transjakarta dan PLN untuk dimintai keterangan.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, pihaknya terus mendalami kasus ini dan masih memeriksa sejumlah saksi.
"Masih mendalami kasus ini. Kami sudah meminta keterangan saksi," kata Suyatno di Polres Jakarta Pusat, Jalan Kramat Raya, Jumat (29/1/2016).
Suyatno mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan PT Transjakarta dan PLN. "Kami belum bisa mengungkap siapa yang paling bertangungjawab atas kasus ini. Masih dalam penyelidikan. PLN dan Transjakarta sudah kami periksa untuk dimintai keterangan,” katanya.
Nurhayati dan Niko meninggal tersetrum listrik di sekitar halte di Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Pusat, Rabu dini hari 30 Desember 2015. Di bawah tanah lokasi korban tersetrum ada kabel PLN, penerangan jalan umum, dan Perusahaan Gas Negara.
Dugaan sementara, ada kabel yang terkelupas dan tergenang air. Genangan air menjadi konduktor listrik hingga keduannya tersengat listrik tegangan tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)