Ilustrasi ganjil genap. MI/Ramdani
Ilustrasi ganjil genap. MI/Ramdani

Alasan Sistem Ganjil Genap Kembali Diberlakukan

Nasional Virus Korona sistem ganjil genap
Sri Yanti Nainggolan • 31 Juli 2020 13:59
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memberlakukan sistem ganjil-genap (gage) pada mobil pribadi. Alasannya, volume kendaraan makin padat.
 
"Dari hasil analisis kami, ternyata bahwa volume lalu lintas itu sekarang mendekati bahkan di beberapa titik pemantauan itu volumenya sudah di atas normal, sebelum pandemi," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2020.
 
Artinya, kata dia, sistem masuk sif dan bekerja dari rumah (WFH) tidak efektif di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di satu sisi, Pemprov DKI tak lagi memiliki instrumen pembatasan pergerakan orang setelah Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) ditiadakan. Aktivasi sistem gage adalah alternatif satu-satunya.
 
"Harapannya, yang WFH tak melakukan perjalanan tak penting. Misalnya, nomor (mobil) ganjil, lebih baik tetap di rumah (di tanggal genap)," kata dia.
 
Baca: Pemprov DKI Kembali Berlakukan Ganjil Genap
 
Sistem gage juga bertujuan untuk menghindari penumpukan di pusat kegiatan atau tempat keramaian karena pergerakan tak penting.
 
Sebelumnya, sistem gage akan diterapkan di 25 ruas jalan Ibu Kota. Ruas jalan ini sebelumnya juga ditetapkan pada Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019.
 
Jam operasi ganjil genap di masa PSBB transisi akan sama dengan penerapannya sebelum masa pandemi, yakni pada pukul 06.00 WIB-10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB-21.00 WIB.
 

(JMS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif