medcom.id, Jakarta: Puluhan lapak pedagang durian di jalan Raya Pasar Minggu ditertibkan Satpol PP kecamatan setempat, Minggu (23/8/2015) sore. Lapak pedagang yang biasanya menempati torotar jalan itu pun tampak sepi.
Tidak ada lagi buah durian yang dipajang para pedagang. Puluhan pedagang justru merapikan lapak masing-masing.
Komandan Regu Satpol PP Kecamatan Pasar Minggu, Iqbal mengungkapkan penertiban yang dilakukannya tersebut merupakan penertiban rutin. Menurutnya, setiap hari, pihaknya menyisir wilayah tersebut pada jam buka pedagang yang biasanya pukul 16.00.
"Ini patroli rutin kita untuk menjaga ketertiban di torotoar, karena memang kawasan ini dilarang untuk jualan," kata Iqbal.
Dia menuturkan, setelah memberikan pengarahan pada para pedagang, pihaknya kemudian menjaga wilayah dekat stasiun pasar Minggu Jakarta Selatan. Apabila, setelah penertiban tersebut masih ada pedagang yang membandel membuka lapaknya pihaknya akan melakukan penindakan. Petugas, kata dia, akan membongkar dan menyita lapak para pedagang tersebut.
"Kalau nanti mereka balik lagi, yah kami tertibkan lagi. Bahkan ada sejumlah lapak pedagang kami sita," jelasnya.
Terkait jumlah pedagang yang ditertibkan hari ini menurutnya ada lebih dari 10 pedagang di Jalan Pasar Minggu Raya.
Sementara itu pedagang durian Ilham mengaku akibat razian tersebut, dirinya tak bisa berjualan. Ilham mengeluh penertiban berdampak pada penghasilan rumah tangganya. Meski demikian dirinya menyatakan, tidak bisa berbuat banyak terhadap penertiban tersebut.
"Yah mau gimana lagi, memang kami jualannya di trotoar. Kalau nggak di trotoar di mana lagi. Palingan enggak bisa dapat duit hari ini," ujarnya sambil berlalu membawa tumpukan bambu dan papan.
medcom.id, Jakarta: Puluhan lapak pedagang durian di jalan Raya Pasar Minggu ditertibkan Satpol PP kecamatan setempat, Minggu (23/8/2015) sore. Lapak pedagang yang biasanya menempati torotar jalan itu pun tampak sepi.
Tidak ada lagi buah durian yang dipajang para pedagang. Puluhan pedagang justru merapikan lapak masing-masing.
Komandan Regu Satpol PP Kecamatan Pasar Minggu, Iqbal mengungkapkan penertiban yang dilakukannya tersebut merupakan penertiban rutin. Menurutnya, setiap hari, pihaknya menyisir wilayah tersebut pada jam buka pedagang yang biasanya pukul 16.00.
"Ini patroli rutin kita untuk menjaga ketertiban di torotoar, karena memang kawasan ini dilarang untuk jualan," kata Iqbal.
Dia menuturkan, setelah memberikan pengarahan pada para pedagang, pihaknya kemudian menjaga wilayah dekat stasiun pasar Minggu Jakarta Selatan. Apabila, setelah penertiban tersebut masih ada pedagang yang membandel membuka lapaknya pihaknya akan melakukan penindakan. Petugas, kata dia, akan membongkar dan menyita lapak para pedagang tersebut.
"Kalau nanti mereka balik lagi, yah kami tertibkan lagi. Bahkan ada sejumlah lapak pedagang kami sita," jelasnya.
Terkait jumlah pedagang yang ditertibkan hari ini menurutnya ada lebih dari 10 pedagang di Jalan Pasar Minggu Raya.
Sementara itu pedagang durian Ilham mengaku akibat razian tersebut, dirinya tak bisa berjualan. Ilham mengeluh penertiban berdampak pada penghasilan rumah tangganya. Meski demikian dirinya menyatakan, tidak bisa berbuat banyak terhadap penertiban tersebut.
"Yah mau gimana lagi, memang kami jualannya di trotoar. Kalau nggak di trotoar di mana lagi. Palingan enggak bisa dapat duit hari ini," ujarnya sambil berlalu membawa tumpukan bambu dan papan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KRI)