medcom.id, Jakarta: Sudah tiga hari ini Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama merasa tidak enak badan. Dia terserang flu dan radang tenggorokan. Walhasil, suara Ahok terdengar tak segarang biasanya.
Suara Ahok serak. Gara-garanya, Ahok menduga, selama tiga hari ini dirinya tak berhenti menyantap buah durian.
Ahok mengakui, suaranya sedang tidak enak didengar. Dan, dia sampai dua kali meminta maaf di dua tempat berbeda lantaran itu.
"Salam sejahtera bagi kita semua. Ehem...mohon maaf bapak ibu, saya lagi kena flu. Suara jadi habis," Ahok meminta maaf kepada warga saat meresmikan rumah susun sewa (rusunawa) Tambora, Jakarta Barat, Selasa (25/2/2015).
Tapi bukan Ahok namanya kalau dia lantas menyudahi omongan. Ahok dengan suara seraknya tetap semangat berpidato. Metrotvnews.com mengamati, Ahok baru turun dari podium setelah 15 menit tak henti berbicara.
Dari rusunawa Tambora, Ahok ke Balai Kota. Tapi dia tak lama berada di kantornya. Pukul 13.00, bekas Bupati Belitung Timur, itu sudah bergegas ke Gedung Blok G Balai Kota untuk menghadiri peringatan Hari Down Syndrome Sedunia. Wartawan dibuat terbirit-birit mengikutinya.
Ahok harus kembali `bernyanyi` di acara itu. Di depan tamu dan anak-anak penyandang down syndrome atau kelainan genetik.
Suami Veronikan Tan itu beranjak naik panggung begitu pemandu acara menyebut namanya. Ahok terlihat semangat. Namun, belum lama bersuara, tiba-tiba Ahok diam.
Hening sejenak, Ahok lalu melanjutkan sambil terkekeh, "Mohon maaf suara saya habis karena kebanyakan makan duren. Sudah tiga hari makan duren terus."
Tawa hadirin pecah. Bahkan beberapa tamu sampai terbahak sembil menggelengkan kepala mendengar pengakuan Ahok. Tak seperti di Tambora, Ahok hanya sekitar 5 menit memberikan sambutan. Mungkin tenggorokannya benar-benar sakit.
medcom.id, Jakarta: Sudah tiga hari ini Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama merasa tidak enak badan. Dia terserang flu dan radang tenggorokan. Walhasil, suara Ahok terdengar tak segarang biasanya.
Suara Ahok serak. Gara-garanya, Ahok menduga, selama tiga hari ini dirinya tak berhenti menyantap buah durian.
Ahok mengakui, suaranya sedang tidak enak didengar. Dan, dia sampai dua kali meminta maaf di dua tempat berbeda lantaran itu.
"Salam sejahtera bagi kita semua.
Ehem...mohon maaf bapak ibu, saya lagi kena flu. Suara jadi habis," Ahok meminta maaf kepada warga saat meresmikan rumah susun sewa (rusunawa) Tambora, Jakarta Barat, Selasa (25/2/2015).
Tapi bukan Ahok namanya kalau dia lantas menyudahi omongan. Ahok dengan suara seraknya tetap semangat berpidato.
Metrotvnews.com mengamati, Ahok baru turun dari podium setelah 15 menit tak henti berbicara.
Dari rusunawa Tambora, Ahok ke Balai Kota. Tapi dia tak lama berada di kantornya. Pukul 13.00, bekas Bupati Belitung Timur, itu sudah bergegas ke Gedung Blok G Balai Kota untuk menghadiri peringatan Hari Down Syndrome Sedunia. Wartawan dibuat terbirit-birit mengikutinya.
Ahok harus kembali `bernyanyi` di acara itu. Di depan tamu dan anak-anak penyandang down syndrome atau kelainan genetik.
Suami Veronikan Tan itu beranjak naik panggung begitu pemandu acara menyebut namanya. Ahok terlihat semangat. Namun, belum lama bersuara, tiba-tiba Ahok diam.
Hening sejenak, Ahok lalu melanjutkan sambil terkekeh, "Mohon maaf suara saya habis karena kebanyakan makan
duren. Sudah tiga hari makan duren terus."
Tawa hadirin pecah. Bahkan beberapa tamu sampai terbahak sembil menggelengkan kepala mendengar pengakuan Ahok. Tak seperti di Tambora, Ahok hanya sekitar 5 menit memberikan sambutan. Mungkin tenggorokannya benar-benar sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)